Blitar, Blok-a.com – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) memperingati hari ulang tahunnya yang ke-61, Rabu (13/5/2026). Rangkaian kegiatan dan upacara dilaksanakan di kawasan Makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar. Sebagai wujud penghormatan serta pengingat kembali gagasan pendirian lembaga yang dicetuskan oleh Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.
Dalam momen ini, Lemhannas menegaskan komitmen untuk terus memperbarui diri guna memperkokoh ketahanan nasional dan menjawab tantangan zaman.
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menyampaikan bahwa pemikiran Bung Karno mengenai pentingnya ketahanan nasional, masih menjadi pedoman utama hingga kini dan memiliki relevansi yang kian terasa. Visi tersebut tidak hanya berbicara soal kekuatan, melainkan menjadi landasan bagi kesejahteraan serta kelangsungan hidup bangsa.
“Bung Karno mewariskan visi besar untuk membangun ketahanan nasional yang kokoh sebagai landasan kesejahteraan seluruh rakyat,” kata Ace.
Ace menegaskan adanya keterkaitan erat antara perubahan situasi dunia dan kondisi dalam negeri. Sehingga diperlukan sosok pemimpin yang mampu memahami serta menyikapi dinamika tersebut secara tepat demi menjaga kestabilan dan keutuhan bangsa.
“Hal ini mengingatkan akan pentingnya lahirnya kepemimpinan nasional yang memahami dinamika geopolitik dunia. Karena perkembangan situasi global sangat berpengaruh terhadap keadaan dalam negeri dan kestabilan kawasan,” tegasnya.
Sejak awal dibentuk, Lemhannas memang dirancang sebagai wadah kajian strategis tingkat tertinggi sekaligus pusat pembentukan karakter dan kemampuan memimpin. Lembaga ini menjadi tempat ditempanya calon-calon pemimpin yang memiliki pandangan luas, menyeluruh, serta mampu melihat kedudukan Indonesia di tengah hubungan internasional.
“Sejak awal pendiriannya, Lemhannas memang dirancang sebagai wadah kajian strategis sekaligus tempat pembentukan pemimpin bangsa yang berpandangan luas, utuh, dan memiliki wawasan mendunia,” tandasnya.
Tujuan pendirian lembaga tersebut dinilai semakin penting seiring perubahan tata hubungan antarnegara yang membawa dampak menyeluruh ke berbagai aspek kehidupan bernegara, mulai dari bidang ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan.
“Tujuan tersebut dinilai kian relevan seiring perubahan tata hubungan antarnegara yang terus berlangsung dan membawa dampak ke berbagai sektor kehidupan bernegara,” tambahnya.
Dalam peringatan kali ini, Lemhannas mengangkat tema: “Transformasi Lemhannas Republik Indonesia, Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Hasta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi arah kebijakan sekaligus wujud dukungan nyata terhadap langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Hasta Cita menjadi semangat dan arah langkah kami dalam memperkuat peran lembaga,” ujarnya.
Berbagai upaya pembaruan terus dilakukan, meliputi penyempurnaan tata kelola, sistem pendidikan, serta pendalaman kajian strategis. Segala langkah tersebut ditujukan agar Lemhannas tetap menjadi lembaga andal dan rujukan utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan siap memikul tanggung jawab besar.
“Melalui transformasi kelembagaan serta peningkatan kualitas pendidikan kepemimpinan strategis, Lemhannas terus bersiap menjadi garda terdepan menyiapkan pemimpin yang mampu menempatkan posisi Indonesia dengan tepat di kancah dunia,” jelasnya.
Seluruh langkah yang ditempuh bermuara pada satu tujuan besar, yaitu mewujudkan cita-cita luhur bangsa saat genap seratus tahun Indonesia merdeka kelak.
“Segala langkah yang kami ambil bertujuan untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045, yaitu sebuah bangsa yang kuat, makmur, berdaulat, dan dihormati di mata dunia,” pungkas Gubernur Lemhannas RI. (jar/ova)










Balas
Lihat komentar