Jika Karnaval Sound Terlanjur Mendapat Izin dari Polres Malang, Bisa Digelar atau Tidak?

Caption : Kemeriahan pawai sound system di Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)
Caption : Kemeriahan pawai sound system di Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polres Malang resmi mencabut izin karnaval cek sound horeg di wilayah Kabupaten Malang pada September 2023 ini.

Artinya, cek sound horeg di Kabupaten Malang tidak akan bisa digelar lagi.

Masalahnya, beberapa jadwal karnaval yang ada sound horeg sudah diagedakan jauh-jauh hari. Bahkan sudah ada izin-nya.

Terus, apakah jadwal sound horeg itu akan batal digelar?

Polres Malang pun menjawab. Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis memastikan bahwa jika karnaval yang ada sound horeg-nya itu sudah mendapat izin, karnaval itu masih bisa digelar.

Panitia masih diperbolehkan menggelar acaranya dengan catatan sudah mengantongi izin sebelum adanya peraturan larangan itu.

Dia juga mengingatkan, karnaval itu juga harus dipastikan tidak menggunakan sound yang berlebihan.

Dia pun menjelaskan, bakal mengawasi secara ketat kegiatan nantinya. Tujuannya agar tidak melanggar keputusan Polres Malang dan Pemkab Malang soal aturan karnaval itu.

Kholis tidak segan-segan membubarkan acara jika ada tang nekat menyalakan sound berlebihan saat karnaval.

“Bagi yang sudah diberlakukan izin akan kami lakukan pengawasan ketat. Apabila ada peristiwa yang menganggu keamanan, nanti panitia kami minta pertanggungjawaban,” tutupnya.

Sebagai informasi, sebelumnya karnaval dengan agenda cek sound atau sound horeg ini sudah dilarang Polres Malang.

Sebab, suaranya cukup dirasa menganggu. Bahkan terakhir dikabarkan gegara karnaval sound tersebut jembatan di Bululawang sampai digergaji agar truk sound bisa lewat. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?