Magetan, Blok-a.com – Penolakan terhadap rencana tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, mencapai puncaknya. Sekitar 300 warga mendatangi dan mengepung Kantor DPRD Magetan, Rabu (3/6/2026).
Massa yang datang membawa spanduk menegaskan penolakan terhadap penggunaan jalan lingkungan sebagai akses kendaraan tambang. Warga khawatir aktivitas dump truk bertonase besar akan merusak jalan, mengancam keselamatan warga, serta menimbulkan dampak lingkungan di kawasan lereng Gunung Blego.
Perwakilan warga, Sujiran, menegaskan tuntutan utama masyarakat tidak berubah.
“Poin utama kami jelas, jalan lingkungan jangan dijadikan akses tambang. Jalan itu dibangun warga untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kendaraan berat yang berpotensi merusaknya,” tegasnya.
Desakan warga membuat DPRD Magetan menggelar audiensi yang menghadirkan perusahaan, OPD terkait, dan perwakilan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, mengungkapkan bahwa lokasi tambang memang berada di kawasan yang diperuntukkan bagi pertambangan dan perusahaan telah mengantongi perizinan. Namun, derasnya penolakan masyarakat membuat DPRD meminta dilakukan verifikasi lapangan.
“Aktivitas tambang belum boleh beroperasi sebelum dilakukan verifikasi lapangan oleh tim gabungan yang melibatkan legislatif, eksekutif, dan Inspektur Tambang,” ujarnya.
Puthut juga mengkritik proses perizinan yang dinilai terlalu bertumpu pada aspek administratif.
“Jangan hanya melihat dokumen dan tata ruang. Kondisi masyarakat juga harus menjadi pertimbangan utama,” katanya.
Ia bahkan menyoroti minimnya kontribusi sektor tambang dibanding potensi kerusakan yang ditimbulkan.
“Pendapatan dari sektor tambang tidak seberapa, sementara kerusakan jalan yang ditimbulkan bisa membuat pemerintah mengeluarkan anggaran jauh lebih besar,” tandasnya.
Audiensi menghasilkan kesepakatan pembentukan tim gabungan untuk melakukan verifikasi di lokasi tambang. Hingga proses tersebut selesai, operasional tambang CV Persada Tunggal Abadi diputuskan ditunda dan belum diperbolehkan beroperasi. (nan)










Balas