Bulog Mojokerto Mulai Salurkan 4.857 Ton Beras, 161.925 KPM Jadi Sasaran

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa dan Kepala Perum Bulog cabang Mojokerto Muhammad Husin foto bersama Pejabat Pemkab serta Forkopimca.(foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa dan Kepala Perum Bulog cabang Mojokerto Muhammad Husin foto bersama Pejabat Pemkab serta Forkopimca.(foto: blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Perum Bulog Cabang Mojokerto resmi memulai penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli hingga September 2026. Penyaluran perdana berlangsung di Balai Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (17/8/2026).

Launching tersebut dihadiri Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Noerhono, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Sosial Try Raharjo Murdianto, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Drs. Mokhamad Riduwan, Plt Camat Pacet Djoko Widjayanto, A.P., M.M., serta jajaran terkait.

Kepala Perum Bulog Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan bantuan pangan beras merupakan program pemerintah pusat yang ditugaskan kepada Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Program bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang ditugaskan kepada Bulog untuk menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Muhammad Husin saat menyampaikan laporan.

Menurut Husin, bantuan pangan kali ini diberikan untuk tiga bulan sekaligus. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan demikian, untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, masing-masing KPM menerima total 30 kilogram beras.

Secara nasional, program tersebut menyasar sekitar 33,24 juta penerima. Sementara di Kabupaten Mojokerto, jumlah penerima bantuan pangan mencapai 161.925 KPM.

“Untuk Kecamatan Pacet terdapat 9.033 penerima. Khusus Desa Bendunganjati, penyaluran kali ini diberikan kepada 451 KPM, dengan total beras sekitar 13.530 kilogram atau 13,5 ton,” jelasnya.

Husin menambahkan, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto dilakukan secara bertahap ke seluruh desa penerima. Bulog menargetkan seluruh penyaluran rampung paling lambat 30 September 2026.

Beras yang disalurkan merupakan Cadangan Pangan Pemerintah yang disimpan di gudang Bulog. Beras tersebut berkualitas medium dan dikemas khusus dengan label bantuan pangan sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang berada dalam kelompok desil 1 hingga 4.

“Harapan pemerintah, melalui bantuan ini kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya beras, dapat terpenuhi. Selain itu, program ini juga diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat dan turut mengendalikan inflasi,” katanya.

Selain bantuan pangan, Husin menyebut Bulog juga menjalankan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan ketersediaan beras dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Bendunganjati, Dadang Saifudin, S.H., mengatakan sebanyak 451 KPM di wilayahnya menerima bantuan pangan untuk alokasi tiga bulan.

“Setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan. Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ungkap Dadang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Perum Bulog Cabang Mojokerto yang telah menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat Desa Bendunganjati.

Di lokasi yang sama, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli.

“Hari ini kita launching pertama penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli sampai September di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet. Harapannya bantuan ini dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga daya beli,” kata Gus Barra.

Gus Barra menyebutkan, secara keseluruhan sebanyak 161.925 KPM di Kabupaten Mojokerto akan menerima bantuan pangan beras. Penyaluran diawali dari Desa Bendunganjati dengan sasaran 451 KPM.

“Targetnya seluruh penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Mojokerto dapat diselesaikan sampai akhir September,” pungkasnya.

Dengan dimulainya penyaluran tersebut, pemerintah berharap bantuan beras dapat segera diterima masyarakat sesuai data penerima. Selain meringankan beban kebutuhan pangan rumah tangga, program ini diharapkan turut menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas harga pangan di Kabupaten Mojokerto.(Sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu lingkungan hidup, hukum dan kriminal, sosial, politik, dan peristiwa terkini di Kabupaten/Kota Mojokerto, dan Jombang.