Piala Dunia 2022: Messi Kenapa Marah-marah?

argentina
Lionel Messi melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua Argentina gawang Timnas Belanda dalam laga babak perempatfinal Piala Dunia 2022 di Lusail Stadium, Lusail, Qatar, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB. (AFP/Franck Fife)

blok-a.com – Laga Belanda vs Argentina pada perempat final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB, berlangsung panas.

Duel tersebut berakhir dengan skor 2-2 pada babak extra time atau perpanjangan waktu.  Dua gol Argentina dicetak oleh Nahuel Molina (38′) dan Lionel Messi melalui titik putih atau penalti pada menit ke-73. 

Sementara itu, dua gol Belanda diborong oleh Wout Weghorst pada menit ke-83 dan 90+11. Hasil itu membuat laga klasik Piala Dunia ini harus dilanjutkan ke babak adu penalti. 

Lima penendang Argentina berhasil mencetak gol, yakni Lionel Messi, Leandro Paredes, Gonzalo Montiel, dan Lautaro Martinez. Di kubu Belanda, hanya tiga eksekutor penalti yang berhasil menunaikan pekerjaan mereka yaitu Teun Koopmeiners, Wout Weghorst, dan Luuk de Jong.

Timnas Argentina pada akhirnya menang 4-3 atas Belanda pada babak adu penalti.

Usai peluit akhir, Messi merayakan kemenangan negaranya di depan para pemain Belanda. Messi lalu mendekati manajer Belanda Louis van Gaal dan stafnya sambil berkata “Kamu terlalu banyak bicara.”

Hal itu sebagai respons atas aduan rekan setimnya Emiliano Martinez yang mendengar Van Gaal meragukan adu penalti Argentina.

“Saya mendengar Van Gaal mengatakan bahwa dalam adu penalti mereka memiliki keuntungan, atau jika kami pergi ke adu penalti maka mereka akan menang – saya pikir dia harus menjaga mulutnya. ditutup,” kata Emiliano Martinez.

Kemarahan Messi tidak berakhir di sana. Usai pertandingan, Lionel Messi terlihat mengusir striker Belanda Wout Weghorst dengan nada marah.  Momen itu terjadi saat Lionel Messi sedang melakukan wawancara dengan media Argentina, TyC Sports. 

Wout Weghorst masuk sambil mengamati Lionel Messi. Pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu terlihat tidak senang dengan tatapan Weghorst. 

“Apa yang kamu lihat, bodoh? Pergi sana!” kata Lionel Messi beberapa kali. 

Dalam laporannya, TyC Sports juga menyebut bahwa Wout Weghorst tak hanya berurusan dengan Lionel Messi, tetapi juga Sergio Aguero dan Lisandro Martinez. 

Sergio Aguero yang merupakan mantan pemain timnas Argentina meminta Wout Weghorst untuk diam. 

Sementara itu, Lionel Messi mengaku kesal dengan aksi Wout Weghorst yang dianggap memprovokasi sejak memasuki lapangan pada menit ke-78 menggantikan Memphis Depay. 

“Saya tidak suka berbicara sebelum pertandingan. Nomor 19 itu sejak memasuki lapangan mulai memprovokasi kami, menabrak kami, memberi tahu kami banyak hal,” kata Messi.

“Menurut saya itu bukan bagian dari sepak bola. Saya selalu menghormati semua orang, saya suka mereka juga menghormati saya. Pelatih mereka tidak menghormati kami,” tutur dia. 

Selain kesal dengan Louis van Gaal, Messi juga kecewa dengan wasit Antonio Mateu Lahoz yang sering menghentikan pertandingan karena pelanggaran. Sempat ada insiden Messi berdebat dengan Antonio Lahoz karena memberikan tendangan bebas di akhir waktu normal.

Dikutip dari BBC, 18 kartu kuning dikeluarkan oleh wasit pada laga ini, sebuah rekor untuk laga Piala Dunia. Delapan diberikan untuk pemain Belanda, delapan untuk pemain Argentina, dan satu masing-masing untuk pelatih Argentina Lionel Scaloni dan anggota staffnya Walter Samuel.

Bek Belanda Denzel Dumfries pun sempat mendapat kartu merah wasit setelah adu tendangan penalti usai.

Dia juga terkena tekel dari pencetak gol Belanda dan Burnley Wout Weghorst, tetapi tidak dihukum saat sudah mendapat kartu kuning.

Saat ditanya seputar wasit pertandingan, Messi menyebut Antonio Mateu Lahoz sebagai juru adil lapangan tidak sesuai dengan standar.

”Kami butuh keyakinan ini. Saya tidak ingin berbicara tentang wasit karena anda bisa disanksi. Tapi mereka tidak bisa begitu saja menugaskan wasit yang tidak sesuai levelnya. Kami ingin menikmati ini tahap demi tahap, dan terus menatap pertandingan selanjutnya,” kata Messi.

Pemain Paris Saint-Germain itu meminta FIFA untuk memerhatikan wasit yang bertugas memimpin pertandingan selanjutnya.

”FIFA harus melakukan sesuatu, anda tidak bisa punya wasit seperti itu,’ ujarnya.

Argentina selanjutnya akan melawan Kroasia pada Rabu (14/12/2022). Kroasia juga lolos ke semifinal usai menang lewat adu penalti atas Brasil. (lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com