Deretan Insiden ‘Apes’ Warnai Upacara HUT ke-80 RI di Berbagai Daerah

Insiden Bendera Terbalik Merah Putih di Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia Surabaya
Insiden Bendera Terbalik Merah Putih di Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia Surabaya (istimewa)

Blok-a.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada Minggu (17/8/2025) berlangsung khidmat di berbagai daerah. Namun, sejumlah insiden kecil mewarnai upacara pengibaran bendera Merah Putih di beberapa lokasi, mulai dari bendera terbalik hingga tali bendera putus.

Meski mengalami kendala teknis, para pasukan pengibar bendera (Paskibra) menunjukkan profesionalisme dengan mengatasi situasi tersebut secara tenang dan terlatih. Pun tidak mengurangi nuansa khidmat dari jalannya momen sakral tahunan tersebut.

1. Bendera Terbalik di Surabaya

Insiden paling viral terjadi di Balai Kota Surabaya. Bendera Merah Putih sempat terbalik menjadi putih merah ketika hendak dikibarkan. Momen tersebut terekam dalam video berdurasi 21 detik yang diunggah akun TikTok @Daniel Lukas Rorong dan menjadi viral di media sosial.

“Momen Bendera Merah Putih Terbalik saat upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT RI ke-80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025) di Balaikota Surabaya. Tetap semangat ya buat pasukan Paskibraka yang bertugas. Kalian tetap hebat sampai sejauh ini,” tulis @Daniel Lukas Rorong dalam unggahannya.

Meski mengalami kesalahan teknis, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, tetap memberikan apresiasi kepada profesionalitas paskibra yang mampu mengatasi insiden tersebut dengan tenang.

“Ketika kita melihat pasukan Paskibra kita. Ketika ada sesuatu hal yang ada kekeliruan. Tapi begitu tenangnya mereka. Begitu mereka diberikan support oleh teman-temannya, tidak ada kekeliruan ketika itu dia bisa langsung maju untuk merubah itu,” kata Eri saat memberikan amanat upacara.

2. Bendera Terbalik di Mamasa, Sulawesi Barat

Sementara itu, insiden serupa juga terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Di mana bendera Merah Putih hampir berkibar terbalik saat upacara di Lapangan Kondosapata. Ketua Panitia Peringatan HUT RI Pemkab Mamasa, Welem, meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Saya atas nama ketua panitia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya Kabupaten Mamasa dengan kejadian ini. Tidak ada kesengajaan, ini murni terjadi karena kesalahan teknis yang dilakukan oleh pengibarnya,” kata Welem kepada wartawan, Minggu (17/8/2025), dikutip dari Detik.

3. Bendera Robek di Kupang

Di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, upacara HUT ke-80 RI di Kantor Bupati Kupang mengalami insiden cukup menegangkan. Bendera Merah Putih hampir gagal berkibar di langit Oelamasi akibat salah satu simpul pengaitnya robek.

Koordinator Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra), Kapten Inf. I Ketut Sabda Andika, dari Danramil 1604-06/Batakte Kodim 1604/Kupang, menjelaskan kronologi insiden tersebut. Menurutnya, simpul pengait pada bagian sisi putih bendera yang sudah dicantolkan pada besi pengait tali tiba-tiba robek.

Ribuan pasang mata yang hadir, termasuk jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, dan masyarakat, sempat terkejut ketika pengibaran bendera mengalami kendala.

Namun, pada akhirnya bendera Merah Putih berhasil dikibarkan dengan sempurna. Momen yang sebelumnya menegangkan, kemudian berubah menjadi haru.

4. Lampung Selatan: Tali Bendera Putus

Insiden unik lainnya terjadi saat Upacara HUT ke-80 RI terjadi di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Tali bendera yang putus, ‘diselamatkan’ oleh seorang siswa SDN 1 Way Muli. Siswa bernama Raihan tersebut berinisiatif memanjat tiang bendera setinggi 12 meter untuk memperbaiki tali yang putus.

Aksi berani Raihan mendapatkan pujian dari berbagai pihak, termasuk Camat Rajabasa. Pak Camat, Firdaus bangga dan menyebutnya sebagai pahlawan cilik.

“Anak ini pahlawan cilik. Tanpa keberaniannya, bendera kita tidak akan berkibar hari ini,” katanya.

Bahkan, ia mengatakan bahwa Bupati Lampung Selatan meminta agar bocah kelas 5 SD tersebut hadir dalam upacara penurunan bendera di Menara Siger.

5. Insiden Paskibra di Batanghari

Di Kabupaten Batanghari, Jambi, upacara pengibaran bendera di Alun-alun Muara Bulian juga mengalami dua insiden kecil yang menyita perhatian. Insiden pertama terjadi saat pembawa baki bendera tampak melangkah lebih dahulu sebelum komandan barisan memberi aba-aba. Alhasil, dia harus mundur kembali untuk menyesuaikan diri dengan barisan.

Insiden kedua juga melibatkan salah seorang anggota paskibra putri. Ia terlihat kesulitan dengan seragam putihnya yang sempat melorot. Saat bergerak dalam formasi menuju tiang bendera, dia terlihat ini berusaha memperbaiki roknya yang kurang pas. (gni)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com