Pemkot Malang Raih 11 Kali Penghargaan WTP, Sutiaji Harapkan Konsistensi Kinerja ASN

Penghargaan WTP Pemkot Malang
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menghadiri acara penghargaan dengan Kemenkeu, Sri Mulyani (Humas Pemkot Malang fot blok-A)

Kota Malang, blok-A.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali raih pencapaian dan prestasi prestisius ditingkat nasional ditahun 2022 ke 11 kalinya, Jumat (23/09/2022).

Kali ini Pemkot Malang memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia, pada acara Rakernas Akuntansi dan Laporan Keuangan Pemerintah tahun 2022 yang bertempat di Gedung Dhanapala Kementrian Keuangan Republik Indonesia pada Kamis lalu.

Walikota Malang, Sutiaji hadir dan menerima secara langsung penghargaan yang diberikan oleh Mentri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani.

Dalam kesempatannya, Sutiaji menyampaikan rasa terimakasih nya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atas kerjasama dan kinerja yang baik sehingga mampu membawa kota Malang kembali mendapatkan capaian Opini WTP pada tahun 2022.

” Pertama saya ingin mengucapkan terimakasih kepada ASN di Kota Malang bahwa ini bukan sesuatu yang mudah. mempertahankan akan selalu lebih sulit daripada meraih, tetapi syukur Alhamdulillah pencapaian 11 kali berturut-turut ini menunjukkan kredibilitas dan akuntabilitas kinerja dari para ASN di Pemerintah Kota Malang,” Papar Sutiaji.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Sutiaji juga menyoroti tentang bagaimana tantangan dan peluang di masa mendatang kepada Pemerintah Kota Malang untuk terus menjaga konsistensi dalam kepatuhan kinerja dan pelaporan keuangan.

“Kepatuhan itu tidak bisa sifatnya instruksional, tapi justru dari bawah. Saya kira kepatuhan akan BPK itu bukan hanya input dan output saja, tetapi sekarang sudah melalui capaian, ada outcome atau tidak, semuanya harus terukur, frame inilah yang harus terus dijaga konsistensi nya,” jelas Sutiaji.

Sejalan dengan itu, Sutiaji berharap konsistensi perangkat daerah dalam perencanaan, pelaksanaan sampai di tahap pengawasan dapat memberikan benefit dan menjadikan budaya yang positif pada lingkup Pemkot Malang.

“Kedepannya, perangkat daerah harus mampu menerapkan konsistensi ini, karena keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan yang terukur yang akhirnya memberikan benefit dan behavior,” tambahnya.

“Ini yang akan terus menerus kita kuatkan, bahkan sekarang kan ada pemeriksaan kinerja dan seterusnya yang mana ini secara akumulatif memberikan hasil yang baik ini,” imbuh Sutiaji.

Diakhir, Sutiaji juga mengingatkan bahwa perlu penyikapan yang tepat dalam memaknai pencapaian opini wajar tanpa pengecualian ini sehingga mampu memberikan stimulus bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

“Jangan kita maknai bahwa hasil WTP sebagai formalitas saja, bukan saja cuma di tulisan, tapi lebih dari itu bahwa makna wtp perlu di implementasikan dalam rule model kegiatan sehari-hari, itu yang lebih penting, sehingga menjadi pemicu dan pemacu kita semua untuk lebih maju karena kedepannya tingkat kesulitan penilaian dan variabel nya akan semakin banyak,” pungkas Sutiaji.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.