Jember, Blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar aksi sosial serentak di sejumlah SPBU pada Kamis (10/9/2026) sebagai respons atas krisis keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang kendaraan di berbagai titik.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait memimpin langsung pembagian logistik di SPBU Arjasa bersama seluruh kepala dinas dan camat. Kehadiran jajaran birokrasi di lapangan, menurut Gus Fawait, merupakan bentuk dukungan moral nyata bagi masyarakat yang terdampak.
“Aksi sosial serentak yang kami lakukan bersama seluruh kepala dinas dan camat hari ini diniatkan guna memberikan dorongan moral yang kuat, serta menunjukkan secara konkret mengenai kedatangan dan kepedulian pemerintah di tengah kesulitan hidup masyarakat. Kami ingin membuktikan secara nyata bahwa pemerintah daerah hadir, berdiri bersama masyarakat dan para pengusaha untuk saling peduli, berbagi, dan bahu-membahu di tengah masa sulit krisis energi ini,” tegas Gus Fawait di hadapan awak media.
Gus Fawait menegaskan bahwa penanganan dampak kelangkaan BBM ini dibangun atas sinergi tiga elemen: pemerintah daerah selaku regulator, pengusaha SPBU sebagai penyalur, dan masyarakat selaku konsumen. Pengondisian antrean dan pembagian makanan gratis dirancang bersama para pengusaha SPBU guna menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah potensi kepanikan massa.
Kehadiran jajaran Pemkab di lapangan juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi langsung dari pelaku sektor transportasi mikro, seperti sopir angkutan kota dan ojek, yang mengalami kerugian ekonomi akibat waktu tunggu pengisian BBM yang panjang. Masukan tersebut akan dijadikan rujukan dalam perumusan skema bantuan sosial maupun insentif ekonomi daerah setelah distribusi BBM kembali normal. (rio)










Balas