Janji Bupati Malang Segera Perbaiki Jeglongan ‘Awet’ di Sukodadi

Kondisi jalan rusak cukup paraj di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada Senin (19/06/2023) (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Kondisi jalan rusak cukup paraj di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang pada Senin (19/06/2023) (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Bupati Malang, Sanusi berjanji segera memperbaiki jalan lubang atau jeglongan di Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir. Jeglongan itu masih awet belum tersentuh perbaikan sejak dua tahun lalu.

“Besok diperbaiki, memang sudah kewajiban Pemkab Malang untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Karena baru tahun ini saya dikasih anggaran untuk perbaikan jalan,” tutur Sanusi saat ditemui Blok-a.com usai kunjungan bersih dusun di Dusun Jamuran, Desa Sukodadi, pada Senin (19/6/2023).

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Malang itu menyebutkan, tahun 2023 ini anggaran pemeliharaan seluruh jalan di Kabupaten Malang sebanyak Rp300 miliar.

Menindaklanjuti perintah Bupati Malang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Suwignyo mengatakan, pemeliharaan ruas jalan di Desa Sukodadi akan dilaksanakan sesegera mungkin.

“Saya barusan koordinasi dengan bagian pemeliharaan rutin yang melaksanakan kegiatan calop. Saya perintahkan mulai besok langsung ditangani dan ditunjuk penyedianya,” kata Suwignyo.

Untuk perawatan jalan jeglongan, lanjut Suwigyo, Bina Marga Kabupaten Malang menganggaran Rp200 juta perkilo meter ruas jalan. Sementara, untuk Desa Sukodadi sendiri akan dilakukan pemeliharaan seluas 1,5 kilo meter.

“Untuk Kabupaten Malang total anggaran fisik keseluruhan Rp300 miliar. Mulai dari pemeliharaan rutin, peningkatan, jembatan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), dinding penahan,” lanjutnya.

Sementara itu, anggaran khusus untuk perbaikan dan perawatan jalan keseluruhan hanya sebesar Rp100 miliar, atau tidak lebih dari 50 persen anggaran yang ada.

“Perbaikan jalan dan perawatan hanya Rp100 miliar, tidak ada 50 persennya,” jelas Suwignyo.

Dengan anggaran yang terbilang cukup minim dibandingkan kebutuhan, Pemkab Malang memiliki skala priotias terkait perbaikan jalan. Salah satunya yakni jalan menuju akses wisata.

“Jalan menuju akses wisata masih menjadi prioritas dan jalan sirip menghubung ke Jalan Lintas Selatan (JLS),” pungkasnya. (ptu/lio)