Kota Malang, Blok-A.com – Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang kembali menggelar pelatihan secara gratis untuk muda-mudi kota Malang, Kamis (22/09/2022).
Antusias peserta membeludak, pelatihan kali ini berbasis kompetensi tata kecantikan atau MUA. Tujuan dari Disnaker PMPTSP kota Malang, yakni mencetak sumber daya manusia (SDM) unggulan dalam bidang kecantikan di kota Malang.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker PMPTSP kota Malang, Titis Andayani. Menurutnya, membuka pelatihan berbasis kompetensi tata kecantikan dengan alasan banyaknya peluang dalam bidang tata kecantikan pasca pandemi.
“Kami ingin memberikan ilmu pengetahuan, wawasan keterampilan dan kompetensi di bidang kecantikan, di mana sekarang minat dan prospeknya semakin besar pasca pandemi,” Jawab Titis.
Berbagai event besar mulai digelar setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemi, dengan demikian Disnaker kota Malang menggelar pelatihan gratis untuk menyiapkan SDM kota Malang agar kembali bangkit pasca pandemi dalam bidang tata kecantikan.
“Apalagi setelah pandemi covid sudah menurun, keramaian yang mulai di berizin, seperti wisuda, hajatan, serta karnaval yang sudah mulai digelar itu merupakan prospek yang lumayan untuk para MUA setelah pandemi,” tambahnya Titis.
Pelatihan tersebut diikuti sejumlah 50 peserta yang tersebar di kota Malang dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga pekerja. Seperti Dhyan Indah Septiani (22), pekerja swasta asal Malang yang sedang ditemui blok-A.com saat mengikuti pelatihan tata kecantikan.
Terlihat dari pantauan Blok-A.com antusias tinggi Dhyan saat mengikuti pelatihan, ia mengaku senang telah ada program dari pemerintah secara gratis untuk kemajuan dirinya menjadi seorang MUA Profesional sesuai dengan cita-citanya.
“Pelatihan yang dilaksanakan oleh Disnaker kota Malang ini mengajari saya banyak hal seperti diajarin cara mixing make up, ngeblanding yang bener, mulai dari basic hingga ditahap yang lumayan sulit seperti hairdro dan hijabdro juga,” jelas Dhyan.
Berbagai kesulitan dihadapinya saat juga mengikuti pelatihan tersebut, ia menceritakan kesulitannya saat membingkai alis.
“Saya lumayan ngeblak hari ini, buat alis aja penceng terus mbak,” ungkapnya.
Tidak patah semangat, ia terus mencobanya kembali. Menurutnya memang butuh ketelatenan untuk menjadi seorang MUA, apalagi untuk orang yang baru pertama kali terjun di dunia tata kecantikan.
“Ini kali pertama saya mengikuti pelatihan, sebelumnya cuma tutor di YouTube aja sih mbak, jadi ya emang butuh ketelatenan,” jelasnya.
Selanjutnya, setelah mengikuti pelatihan tersebut Dhyan berencana membuka usaha MUA untuk memanfaatkan ilmu yang telah dipelajari pada pelatihan tata kecantikan oleh Disnaker kota Malang.
“Saya pengen punya usaha sendiri, pengennya jadi MUA make up artis tapi masih perlu belajar lebih banyak lagi sih, biar ilmu saya dapat dari pelatihan ini juga bisa bermanfaat,” tambahnya.
Wanita asli kelahiran Malang ini optimis jika usahanya akan berhasil, pasalnya menurut Dhyan angka covid di kota Malang sudah mulai menurun, di samping itu event besar sudah banyak digelar. Hal tersebut yang membuatnya semakin yakin akan terjun didunia tata kecantikan.
“Sekarang kan udah menurun covid-nya, jadi bisa banget kita terjun di situ karena peluangnya lumayan besar pendapatannya juga lumayan menurut sepengetahuan saya itu yang membuat saya yakin akan terjun di dunia MUA,” pungkas Dhyan.
(mg2/ptu)
Bercita-Cita Jadi MUA Profesional, Ini Kisah Dhyan Ikuti Pelatihan Gratis










Balas
Lihat komentar