Dalih Bakar Rumput untuk Berburu, 123 Hektare Lahan di Sukamara Kalteng Ludes Terbakar

Kebakaran lahan di Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
Kebakaran lahan di Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Barito Utara, blok-a.com – Pria berinisial SY (49) ini ditangkap polisi. Dia diduga kuat menjadi penyebab kebakaran lahan di Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.

Kapolres Sukamara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dewa Made Palguna mengatakan, kebakaran lahan seluas 123 hektare itu berawal dari pembakaran rumput.

“Pelaku awalnya membakar rumput yang kering untuk mempermudah berburu rusa. Namun apinya semakin meluas sehingga terjadi kebakaran lahan,” kata Dewa, Senin (28/8/2023).

Dewa menjelaskan pelaku membakar lahan padang rumput itu pada Sabtu (19/8/2023) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, warga melihat api sudah membesar disertai kepulan asap putih tebal.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian berupaya memadamkan api.

“Dari keterangan saksi dan barang bukti yang diamankan keseluruhanya mengarah kepada saudara SY,” sebut Dewa.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa korek api, kayu sisa terbakar dan sepeda motor.

“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatanya melakukan pembakaran lahan,” kata Dewa.

“Kita imbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Pelaku Karhutla ini bisa diancam 12 tahun penjara atau denda 10 miliar rupiah,” pungkasnya.(kim)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?