Open House Raja Brawijaya 2026, UB Kenalkan 58 UKM dan Suguhkan Tiga Selebrasi

Selebrasi #PrayForIndonesia di Open House Raja Brawijaya 2026 (Foto: stimewa)
Selebrasi #PrayForIndonesia di Open House Raja Brawijaya 2026 (Foto: istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Open House Raja Brawijaya 2026 di kawasan Lapangan Rektorat UB, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian akhir Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Raja Brawijaya yang diikuti mahasiswa baru atau Candrasena 64.

Open House Raja Brawijaya digelar selama dua hari (29-30/8/2026) untuk mengenalkan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kepada mahasiswa baru. Tahun ini, sebanyak 58 unit kegiatan kemahasiswaan UB ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Wakil Rektor III UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, S.H., M.H., mengajak mahasiswa baru memanfaatkan Open House untuk mengenal sekaligus bergabung dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

Menurutnya, UB telah menyediakan beragam wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan memperoleh pengalaman di luar kegiatan perkuliahan.

“Manfaatkanlah selama kurang lebih empat tahun ke depan kalian menjadi mahasiswa di Universitas Brawijaya ini. Manfaatkan waktu studi kalian dengan gembira, dengan senang, ikuti di kelas kuliah maupun kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sehingga kalian akan mendapatkan pengalaman yang banyak,” ujarnya.

Selain pengenalan UKM, rangkaian Open House juga diisi sejumlah selebrasi. Salah satunya Selebrasi Brawijaya Character yang mengangkat semangat Green Campus.

Selebrasi tersebut tidak menggunakan paper mob, kertas, maupun plastik. Mahasiswa baru memanfaatkan almamater dan pakaian ospek sebagai atribut untuk membentuk visual selebrasi dengan diiring lagu jawa “Lelo Ledung”.

Rangkaian kemudian berlanjut melalui Selebrasi Pray For Indonesia. Mahasiswa baru diajak melakukan refleksi dan doa bersama untuk Indonesia dengan diiringi lagu “Kulihat Ibu Pertiwi” serta berkibarnya Bendera Merah Putih.

Sementara, Selebrasi We Are the Future Leaders menjadi penutup dengan membentuk formasi bertuliskan “We Are The Future Leaders”. Aksi itu menjadi simbol semangat mahasiswa baru sebagai bagian dari generasi yang akan mengambil peran sebagai pemimpin masa depan.

Ketiga selebrasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian RAJA Brawijaya 2026 yang tidak hanya memperkenalkan kehidupan kampus, tetapi juga membawa pesan tentang keberlanjutan, kepedulian terhadap Indonesia, persatuan, dan kesiapan mahasiswa menghadapi masa depan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Raja Brawijaya 2026, Daffa Yasa Pratama mengingatkan Candrasena 64, bahwa rangkaian PKKMB bukan menjadi akhir perjalanan mereka sebagai mahasiswa. Masa pengenalan kampus, lanjut dia, justru menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mulai menempa ilmu, pengalaman, serta membangun gerakan selama menjalani kehidupan akademik di UB.

“Candrasena 64 ini bukanlah akhir perjalanan. Ini adalah awal mula untuk menempa gerakan, menempa ilmu, untuk generasi dari Brawijaya untuk Indonesia dan terbang untuk dunia,” ujarnya. (ber)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis sekaligus videographer Blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu pemerintahan, paeristiwa, kriminal dan pendidikan di Malang Raya.