Bingkisan untuk Warga Jadi Pengganti Karangan Bunga di Magetan saat Hari Kemerdekaaan

Bupati Magetan berfoto bersama masyarakst uusai penyerahan bingkisan kemerdekaan di Kawasan CFD Pasar Baru Magetan, Minggu (16/8/2026).
Bupati Magetan berfoto bersama masyarakst uusai penyerahan bingkisan kemerdekaan di Kawasan CFD Pasar Baru Magetan, Minggu (16/8/2026).

Magetan, blok-a.com – Semangat Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Magetan tahun ini diwujudkan dengan cara berbeda. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalihkan anggaran karangan bunga ucapan kemerdekaan menjadi 130 bingkisan yang diberikan kepada penyandang disabilitas berat dan lanjut usia (lansia) kurang beruntung.

Bingkisan tersebut disalurkan secara serentak melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di seluruh wilayah Kabupaten Magetan menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar momentum kemerdekaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Jadi, di tahun ini kita alihkan karangan bunga ucapan HUT Ke-81 RI ke bingkisan kemerdekaan,” ungkap Nanik usai membagikan bendera Merah Putih di kawasan CFD Magetan, Minggu (16/8/2026).

Menurut Nanik, langkah tersebut tidak hanya sejalan dengan tema besar HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi sampah, khususnya dari penggunaan karangan bunga.

“Selain selaras dengan tema besar HUT ke-81 RI, tentu hal ini juga berkontribusi mengurangi sampah yang ada di Magetan,” ujarnya.

Nanik menegaskan, program tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Magetan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-81 RI, Welly Kristanto, sebelumnya menyampaikan bahwa pengalihan karangan bunga menjadi bingkisan kemerdekaan merupakan bagian dari kebijakan peringatan kemerdekaan yang lebih memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Berbagai kebijakan yang kami ambil merupakan bagian dari semangat mengimplementasikan tema besar HUT ke-81 Republik Indonesia, yaitu Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” ujar Welly.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadikan peringatan kemerdekaan di Magetan tidak sekadar seremoni, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
(nan)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com