Banyuwangi, blok-a.com – CF (13) bocah yang terseret ombak saat mandi di perairan Pulau Merah bersama 3 temannya, akhirnya ditemukan meninggal dunia, Kamis (28/12/2023).
Sebelumnya, sejak hari Rabu (27/12/2023) tim gabungan yang terdiri dari anggota Polisi dan TNI Pesanggaran, Banyuwangi, Basarnas dan RAPI Banyuwangi, serta Pokmas juga Relawan Setempat telah melakukan pencarian terhadap korban.
Kapolsek Pesanggaran, Iptu Lita Kurniawan mengatakan, korban ditemukan oleh dua wisatawan lokal dari Kecamatan Tegalsari, bernama Suriono (56) dan Totok (50), di Pantai Wisata Gumuk Kancil. Dengan jarak hilang atau terseret sekitar 1 km, masuk Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
“Suriono dan Totok, keduanya merupakan warga Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Penemuan korban sekira pukul 11.30 WIB,” kata Iptu Lita Kurniawan kepada blok-a.com, di ruang kerjanya.
Menurut keterangan Suriono dan Totok, penemuan korban berawal ketika mereka berdua sedang bersantai minum kopi di salah satu warung yang berada di area wisata Pulau Merah.
Saat ngopi di warung itulah, Totok melihat sesuatu yang mencurigakan di pantai. Kemudian dia mengajak Suriono untuk mendekati sesuatu tersebut.
Setelah tiba di lokasi, ternyata itu adalah jenazah CF yang tergeletak di pinggir pantai.
Mereka kemudian langsung melaporkan penemuan jenazah tersebut di Pos Pengamanan Natal dan Tahun baru yang berada di area wisata Pulau Merah.
“Mendapat laporan warga, anggota tim gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, Basarnas, RAPI, Pokmas, serta relawan setempat dan keluarga dari korban yang tenggelam, mendatangi penemuan jenazah,” ungkapnya.
Setelah dievakuasi, keluarga korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah CF. Namun keluarga menolak dilakukan Visum Et Repertum di Puskesmas setempat dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.
“Pihak keluarganya menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan murni kecelakaan. Selanjutnya kami mengantar jenazah korban ke rumah keluarganya agar segera dimakamkan,” pungkas Iptu Lita Kurniawan.
Sebelumnya, Empat bocah SMP di Pesanggaran, Banyuwangi menjadi korban ganasnya ombak pantai selatan, tepatnya di perairan Pulau Merah. Mereka terseret ombak pada saat mandi di sekitar area wisata tersebut, Rabu (27/21/2023).
Tiga bocah berhasil diselamatkan, namun satu teman mereka belum kunjung ditemukan.
Iptu Lita Kurniawan, menjelaskan, korban yang hilang berinisial CF (13), warga Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.
“Tiga teman korban adalah, AA (13) warga Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. MAF (13) warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, dan ASR (13) warga Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung,” ungkapnya. (kur/lio)










Balas
Lihat komentar