Begini Cara Ampuh Pemkot Malang Tekan Pernikahan Dini Penyebab Stunting

stunting malang
Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Penny Indriani (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-A.com Maraknya pernikahan usia dini akan berdampak pada pertumbuhan angka stunting.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) P3AP2KB Kota Malang, Penny Indiani menyebut, trend nikah usia dini masih sering dijumpai di Kota Malang, salah satunya yakni di Kelurahan Ciptomulyo.

Menurut Penny, trend pernikahan usia dini disebabkan oleh dua faktor, yakni faktor ekonomi dan pendidikan.

Trend pernikahan dini masih ada, seperti tadi yang di Ciptomulyo tapi belum saya pastikan. Faktornya karna ekonomi, tingkat pendidikan rendah, MBA, dan masih banyak,” tutur Penny, Kamis (24/11/2022).

Salah satu dampak pernikahan dini adalah meningkatnya kasus stunting. Disebabkan kurangnya pengetahuan pasangan suami istri di bawah umur terkait pemberian asupan gizi yang cukup semasa kehamilan, kematangan psikologis dan organ reproduksi, serta pola asuh yang benar.

Untuk mencegah stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinsos mulai bergerak menjalankan program pemberdayaan perempuan dan pendampingan pra nikah.

Dinsos melakukan pendampingan calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui melalui pojok curhat di setiap kelurahan.

Sementara itu, untuk pemberdayaan perempuan, lanjut Penny, Dinsos memberikan pelatihan dan penyuluhan untuk perempuan.

“Sejauh kemampuan kita ya bantuan-bantuan itu yang sealu kita kucurkan tapi jangan hanya mengandalkan bantuan tapi paling tidak kita kasih pelatihan, program kerja untuk bisa mandiri,” pungkas Penny.(ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com