Stand Gratis Pemkot Malang di Festival Kayutangan Heritage Disambut Rasa Syukur UMKM

Caption : Situasi Stand Pengrajin Keramik saat di tinjau oleh Wakil Wali Kota Malang/ Profil Owner Cendra Mata Keramik (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)
Caption : Situasi Stand Pengrajin Keramik saat di tinjau oleh Wakil Wali Kota Malang/ Profil Owner Cendra Mata Keramik (Blok-a.com / Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) sediakan 50 stand gratis untuk UMKM Kota Malang pada event ‘Malang Kreativa Festival Kajoetangan Heritage’, hal tersebut sebagai bentuk dorongan ekonomi kreatif di Kota Malang, Sabtu (26/11/2022).

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan festival ini bertujuan untuk mengundang wisatawan datang untuk meningkatkan perekonomian khususnya UMKM dan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang.

“Kami sudah dua tahun yang lalu punya pikiran bahwa di sini perlu ada event menghadirkan banyak wisatawan,” tutur Sutiaji pada Sabtu (26/11/2022).

Selanjutnya, festival serupa akan dipersiapkan lebih matang lagi, dan direncanakan akan diadakan rutin setipa bulan sekali. Sedangkan terkait waktu nya pun akan dirubah di sore hingga malam hari.

“Kemarin kan acara ini mendadak oleh Disporapar, mendadaknya pelaksanaan mungkin karena limitnya waktu yg tersedia. Kami pun menghendaki kedepan untuk waktunya tidak pagi tapi agak sore sampai malem insyaallah rencananya itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengrajin cendramata di Kampung Kramik, Juwadi turut serta memeriahkan festival pada pagi hari ini untuk mengenalkan produk kreatif, salah satunya yakni produk keramik andalan Kota Malang.

“Saya bawa prodak andalan, guci, topeng, pernak pernik dari keramik. Kita bawa ratusan prodak macam macam,”tutur Juwadi pada Sabtu, (26/11/2022).

Juwandi menilai, gelaran acara seperti Malang Kreativa Festival Kajoetangan Heritage ini akan berdampak positif untuk pelaku usaha seperti dirinya, sebab menurutnya festival ini merupakan bentuk ajang promosi produk produk UMKM di Kota Malang.

“Ini kita anggap positif salah satu ajang promosi juga, luar biasa acara festival seperti ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap rencana festival yang akan diadakan setiap bulannya dapat terealisasi untuk meningkatkan perekonomian khususnya ekonomi kreatif ekraf di Kota Malang terlebih pasca pandemi untuk saat ini.

“Harapannya suasana lebih pulih lagi, termasuk dengan adanya kegiatan seperti ini, ini bentuk dari rasa percaya diri kita menunjukkan bahwa kita masih bisa bertahan pasca pandemi,” tutupnya.

(ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?