Spanduk Sindir Puan Maharani Rayakan Ultah Terpampang di Aksi Demo Kenaikan Harga BBM di Kota Malang

Kota Malang, blok-A.com – BEM Malang Raya menggelar drmo kenaikan harga BBM subsidi di Kota Malang, Kamis (8/09/2022).

Demo tersebut pun uniknya diwarnai dengan spanduk yang unik. Salah satunya adalah spanduk yang tulisannya menyindir Puan Maharani.

Seperti diketahui saat aksi demo kenaikan harga BBM di Jakarta, Ketua DPR RI, Puan Maharani malah asyik merayakan hari lahirnya saat rapat paripurna di Gedung DPR RI Selasa (6/09/2022).

Dari pantauan blok-A.com, mahasiawa mulai datang sekitar pukul 11.30. Terlihat mahasiswa mulai memasang spanduk di pagar gedung DPRD Kota Malang.

Salah satunya bertuliskan “HBD Puan Maharani”. Terlihat spanduk berwarna putih dengan pylox warna hitam itu terpasang di sisi utara.

Adalah mahasiswa beralmamater UIN Malang yang memasang spanduk itu.

Di sisi lain ada juga sindiran Puan Maharani. Salah satunya adalah poster yang dibawa mahasiswa beralmamater UM.

Di poster tersebut tertulis: “Gimana Ulang Tahunnya???”

Di poster itu juga terlihat gambar tikus dengan uang bertumpuk.

Suasana saat ini pun mahasiswa yang tergabung dalam BEM Malang Raya masih menjalankan aksinya.

Polisi pun menutup jalan di seputaran Tugu Malang.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Supiyan menjelaskan adanya personel gabungan pada aksi demo itu. Ada sejumlah ratusan personel yang akan menghadang para demonstran BEM Malang Raya.

“900 personel gabungan. Terdiri dari Polresta Malang Kota dibantu Polres Malang, Polres Batu, Dishub Kota Malang, Satpol PP hingga Dinkes Kota Malang,”ucapnya.

“Pengalihan arus diseputar bundaran balaikota malang,” tambahnya.

Ada sekitar ratusan demonstran yang memenuhi halaman depan DPRD Kota Malang. Mereka saling menyuarakan aspirasi rakyat secara bergantian, menggunakan mobil pick up hitam dan speaker kerasnya.

Ditengah aksi demo itu, salah satu demonstran berdiri diatas pick up itu dengan menyanyikan sebuah lagu

“Apa guna punya ilmu tinggi, kalau hanya untuk mengibuli,” nyanyian demonstran

“Apa guna bisa baca buku, kalau hanya dibungkam melulu,” tambahnya.

Belum tahu sampai kapan mereka bersuara. Yang jelas, mereka hadir karena membela rakyat indobesia yang tertindas. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com