Kota Malang, Blok-a.com – Wali Kota Sutiaji lakukan kunjungan Uji Coba 100 lps SPAM Bango Kota Malang, Rabu (20/9/2023) untuk membuktikan air dari SPAM itu layak minum.
Meski demikian, air minum yang dihasilkan oleh SPAM Bango Kota Malang masih harus diuji kembali. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat. Pihaknya menyebut akan segera mengambil langkah soal tes kelayakan air minum sesuai dengan peraturan yang tertera dalam Permenkes no. 2 tahun 2023..
“Kalau dari segi fisik dan kimia itu sudah, dari Ph dan kekeruhan itu sudah masuk,” bebernya.
Air yang diproduksi oleh SPAM Bango sudah berada di Ph 7,6 dan jernih. Akan tetapi, pihaknya harus memastikan tidak ada bakteri yang hidup di dalam air minum itu.
“Dari mikrobiologinya apakah kandungan bakteri E. choli-nya itu nanti kita akan pastikan di lab setelah ini,” lanjut Fahmi.
Dalam Permenkes no. 2 Tahun 2023 sendiri memuat parameter apa saja sebuah air minum bisa disebut lolos uji.
Salah satu parameter yang termaktub dari Permenkes no. 2 tahun 2023 adalah sisa khlor yang (terlarut), dengan kadar maksimal 0,2-0,5 1 mg/liter dengan waktu kontak 30 menit.
Air minum juga akan diuji dengan parameter Total Dissolved Solid (TDS). Parameter TDS untuk air minum dan air bersih diatur di angka lebih kecil dari 300 mg/liter.
Ke depan, pihaknya akan membawa sampel air minum dari SPAM Bango untuk dilakukan uji lebih lanjut. Barulah setelah itu air minum akan didistribusikan melalui interkonektor ke rumah warga.
“Jadi ada ketentuan dari sisi fisiknya, mulai warna, bau, kemudian dari sisi kimianya, dan kemudian dari sisi biologinya apakah nanti sudah masuk semua kategori kelayakan minum yaitu bisa langsung dikonsumsi untuk masyarakat,” jelas Fahmi. (mg2/)










Balas
Lihat komentar