Dua Staf KONI Banyuwangi Mengaku Diberhentikan Sepihak

Yayak Rusiadi, Staf KONI Banyuwangi yang diberhentikan.(blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Dua anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi, Yayak Rusiadi (54) dan Nia, pada Rabu (12/6/2024) diberhentikan langsung dan tanpa alasan yang jelas oleh pimpinannya.

Menurut pengakuan Yayak, pemberhentian kerja sepihak tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum (Sekum) KONI Banyuwangi, Supriyanto pada Rabu di Kantor KONI Banyuwangi.

“Hari Rabu, saya dan Nia dipanggil ke ruangan ketua, diberitahu bahwa mulai hari ini, Kamis (13/6/2024) sudah tidak dipernankan bekerja lagi dan diminta untuk mengemas barang-barang milik pribadi,” ungkap Yayak.

Yayak mengaku belum mengetahui alasan di balik pemberhentiannya. Sebab, ketika menanyakan hal tersebut, dirinya belum mendapat jawaban yang konkret.

“Surat pemberhentiannya juga belum saya terima. Sampai sekarang pun saya belum mengetahui secara kongkrit salahnya apa, makanya saya tunggu sampai batas tiga hari,” tegas Yayak.

Lebih lanjut yayak menjelaskan, dirinya merasa heran dengan sikap Sekum. Sebab setelah menyampaikan kabar pemberhentian kerjanya, dia langsung keluar ruangan.

“Yang membuat heran, kenapa setelah bicara kalau saya diberhentikan, langsung ditinggal keluar sama Pak Supri,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Banyuwangi Bonaventura Budi Wijayanto saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut. Lantaran saat rapat mengenai pemberhentian ini dirinya merasa tidak diundang.

“Kalau memang yang bersangkutan diberhentikan melalui hasil rapat kemungkinan iya. Tapi waktu itu saya tidak ikut rapat karena tidak diundang,” kata Bonaventura Budi Wijayanto, Jumat (14/6/2024).

“Mungkin mereka menganggap hal itu tidak begitu penting, jadi saya tidak diundang,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua KONI Banyuwangi, Ahmad Khoirulloh, ketika dikonfirmasi blok-a.com hanya memberikan pernyataan singkat bahwa hal ini terkait masalah internal.

“Saya tidak bisa memberikan penjelasan yang konkret, karena ini masalah internal KONI Banyuwangi,” tutup Ahmad Khoirulloh. (kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com