Bupati Rini Minta Jajaran Pemkab Blitar Beri Layanan Masyarakat dengan Teknologi Informasi

Bupati Blitar Rini Syarifah membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi Pengelolaan Media Sosial dan Website, Kamis (06/07/2023). (Fajar/blok-a.com)
Bupati Blitar Rini Syarifah membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi Pengelolaan Media Sosial dan Website, Kamis (06/07/2023). (Fajar/blok-a.com)

Blitar, blok-a.com – Bupati Blitar Rini Syarifah membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi Pengelolaan Media Sosial dan Website, Kamis (6/7/2023).

Acara yang digelar di Ruang Rapat Candi Penataran Kantor Bupati Blitar tersebut, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar, Izul Marom serta sejumlah Kepala OPD Pemkab Blitar.

Bimtek yang digagas oleh Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Blitar tersebut, diikuti petugas admin website di OPD dan Kecamatan se-Kabupaten Blitar.

Bupati Blitar Rini Syarifah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terutama Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian atas terselenggaranya kegiatan yang mengusung tema representasi setiap Instansi dalam menyajikan layanan informasi kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua khususnya untuk komunikasi publik di Kabupaten Blitar menjadi lebih baik,” kata Rini Syarifah.

Lebih lanjut Bupati Rini Syarifah menjelaskan, seiring perkembangan teknologi informasi yang kian pesat dan meningkatnya jumlah pengguna internet, media sosial telah bertransformasi sebagai salah satu sumber informasi yang paling akrab dengan masyarakat.

“Hingga Januari 2023, tercatat jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 167 juta orang. Jumlah tersebut setara 78 persen dari jumlah total pengguna internet di Indonesia yang mencapai 212,9 juta,” jelasnya.

Rini Syarifah menambahkan, adapun waktu yang dihabiskan bermain media sosial di Indonesia setiap harinya mencapai 3 jam 18 menit.

Di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar, total ada 63 dari Perangkat Daerah, Bagian Sekretariat Daerah serta Kecamatan yang mengelola media sosial dan website.

“Jumlah ini belum termasuk yang ada di pemerintahan desa/kelurahan. Ini artinya pemerintahan kita sudah melek digital dan seharusnya informasi sudah mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas karena sifatnya yang transparan dan cepat,” imbuh Mak Rini sapaan akrab Bupati Blitar.

Orang nomor satu di Pemkab Blitar ini menandaskan, peran pengelola media sosial dan website sangat penting dalam menyampaikan program-program pemerintah dan menjadi salah satu jalan keluar permasalahan-permasalah yang ada di masyarakat serta menciptakan Good News dan Good Branding bagi Kabupaten Blitar.

“Saya minta, jangan lelah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi. Terus kreatif, karena sebagai upaya menyajikan informasi yang menarik dan berbobot,” pungkasnya. (jar/adv/kmf)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?