BLOK-A – Berbagai masakan disajikan guna memeriahkan perayaan Natal. Uniknya sejumlah daerah di Indonesia memiliki olahan Babi dengan keunikan masing-masing. Meski terkadang disajikan di hari lain, masakan tersebut sering jadi bagian dalam jamuan makan malam hari besar Umat Kristiani dan Katolik.
1. Babi Putar

Menu ini lazim ditemui di kawasan Manado, Sulawesi Utara. Seekor babi utuh dibakar di atas bara api. Agar matang merata, pemasak akan memutar-mutar daging. Cara itu juga bertujuan agar bumbu meresap maksimal. Tekstur kulitya renyah dan gurih. Sedangkan dagingnya yang dimasak dengan sempurna akan terasa lembut saat digigit.
2. Babi Kecap

Anda dapat menemuinya hampir di semua daerah. Bisa dibilang, Babi Kecap adalah sajian paling umum. Daging babi digoreng dengan sejumlah rempah. Jangan lupa menyiramnya dengan kecap manis. Warnanya saat matang adalah cokelat gelap dengan sedikit kuah kental yang dipastikan akan menggoyang lidah penyantapnya.
3. Babi Guling

Bali merupakan daerah asal Babi Guling. Meski dihuni mayoritas penganut agama Hindu, kaum Kristiani dan Katolik di Pulau Dewata biasanya memesan Babi Guling untuk perayaan Natal. Cita rasa pedas khas masakan setempat jadi pembeda utama dengan Babi Putar dari Manado.
4. Babi Panggang Karo

Daerah Karo berada di Provinsi Sumatera Utara. Alhasil, makanan Babi Panggang ini akan jadi menu spesial bagi yang merayakan Natal di sana. Terdapat sambal khas Karo yang membuat lidah akan merasakan sensasi masakan Babi nikmat yang jarang ditemui di wilayah lain.
5. Char Siu (Babi Panggang Merah)

Resep ini aslinya berasal dari Guangdong dengan nama Babi Panggang Kanton lalu populer di masyarakat Batak. Daging babi akan dimasak sedemikian rupa sehingga warnanya berubah jadi merah saat sudah matang. Cara memakannya adalah bersama dengan nasi putih. Bisa juga dengan Mi Medan agar semakin kenyang. Karena menggunakan resep Kantonis, biasanya rasanya akan cenderung pedas hingga membuat Anda berkeringat saat menyantap.










Balas
Lihat komentar