Membumikan nilai luhur pancasila di Indonesia khususnya di Kabupaten Malang tercinta untuk mengembalikan pancasila sebagai dasar negara, ideologi, dan falsafah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Inilah yang menjadi latar belakang Bilqis Islach Waffrodah, mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya yang menjadi Duta Pancasila Kabupaten Malang 2020.
Puncak Pemilihan Duta Pancasila Kabupaten Malang digelar di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Sabtu (7/11/20) malam. Seleksi calon Duta Pancasila sudah berlangsung sejak 5 Oktober, diikuti 161 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Malang, dan mengerucut menjadi 15 orang finalis.
Untuk lebih mengenalkan nilai-nilai pancasila, Bilqis mempunyai tekad luhur. Ia ingin mewujudkan Program Kampung Pancasila. Setidaknya, ia ingin mewujudkan adanya kampung Pancasila, yang mana implementasi nilai-nilainya bisa juga tercermin dalam keseharian masyarakatnya. Selain itu ia juga ingin memaksimalkan pemanfaatan teknologi melalui pembuatan aplikasi pancasila education.
“Program Kampung Pancasila nantinya akan dikelola sebagai objek pariwisata edukasi yang diisi museum serta memuat sejarah dan tokoh perumusan pancasila. Sementara itu, aplikasi pancasila education berisi beberapa fitur seperti wawasan, game, info terkini, dan quiz mengenai pancasila”, ungkap mahasiswa baru UB itu.
Sukses menyandang gelar Duta Pancasila, semakin membuat Bilqis bersemangat menularkan jiwa pancasila kepada kalangan muda dan semua anak-anak bangsa Indonesia dimanapun daerahnya. Selain Bilqis, terpilih sebagai runner up terbaik adalah Mozza Indira Sylvani, salah satu mahasiswa Fakultas Peternakan, UB.
Sebagai bagian dari generasi milenial, keenam finalis juga sadar tentang pentingnya bermedia sosial secara positif dan bijak. Yakni, dengan lebih banyak menyaring kebaikan dan informasi positif, yang tidak mudah memicu keresahan dan kebencian.
Menjadi pelopor ajang pemilihan Duta Pancasila pertama di Indonesia, Kabupaten Malang mendapat apresiasi dari Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Basarah. “Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepeda seluruh pihak dan panitia yang telah mendukung penyelenggaraan kontes pemilihan duta pancasila ini. Khususnya yang melibatkan para generasi muda dan kaum milenial calon pemimpin bangsa di masa mendatang”, tangkasnya.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Seleksi Duta Pancasila 2020, Priyo Sudibyo berharap, apa yang ditunjukkan para Duta Pancasila di Malang ini bisa terus dipupuk dan ditingkatkan. Menurutnya, dengan berani menyatakan diri sebagai calon duta ini merupakan poin yang perlu diapresiasi.
Priyo juga menegaskan, sila-sila Pancasila memang harus diterapkan dalam kehidupan semua lapisan masyarakat. Selain berjiwa Pancasila, pilar kebangsaan lain juga harus selalu dijunjung tinggi, termasuk para Duta terpilih. Yakni, nasionalisme, cinta NKRI, UUD, dan Bhineka Tunggal Ika.










Balas