Surabaya, blok-a.com – Gedung baru Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Jatim di Jalan Tidar nomor 123 Surabaya, bernuansa moderen telah diresmikan.
Konsep perkantoran ini didesain Co Working Space dengan performance seperti gedung digital. Ada Masjid di dalamnya, diberi nama Nurul Hayat.
Konsep menyatu gedung kantor yang semula sempit ini, kini menjadi lebar dan lapang.
Area parkiran pun terlihat luas. Kesan demikian mewah saat melihat bangunan gedung didominasi kaca dan pagar kantor semi terbuka.
Konsep gedung ini dimaksudkan agar dapat semakin meningkatkan kinerja birokrasi. Layanan makin cepat, efektif, efisien, transparan, akuntabel, responsif dan mendorong lahirnya berbagai inovasi DESDM Jatim.
Untuk membangun gedung ini melalui anggaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur sebesar Rp1,689 miliar pada Tahun Anggaran 2020. Dan selanjutnya dianggarkan kembali pada APBD 2022 sebesar Rp34,058 miliar untuk fisiknya.
Dibangun di atas lahan seluas 4.669 meter persegi, yang dipergunakan untuk kantor utama dengan luas 3.072 meter persegi. Terdiri dari 6 lantai dan 1 lantai rooftop.
Fungsi di dalamnya terdiri dari area lobby, ruang gallery, ruang kerja untuk 4 bidang dan sekretariat, ruang meeting, serta dilengkapi dengan lift.
Pola kerja juga diubah, dari sistem manual menjadi pola kerja sistemik berbasis digital. Dan ruang pelayanan publik dibikin nyaman. Sehingga dilengkapi outdoor yang cozy untuk konsultasi.
Untuk bangunan Masjid Nurul Hayat, menempati lahan seluas 234 meter persegi, terdiri 2 lantai. Di area parkir dilengkapi lanskap taman yang asri dengan total luasan 2.880 meter persegi, sehingga masyarakat dapat mengakses parkir dengan mudah.
Peresmian gedung ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Adhy Karyono dan Kepala DESDM Prov Jatim Nurcholis.
“Alhamdulillah gedung kantor DESDM dan Masjid Nurul Hayat ini akhirnya selesai dibangun. Mudah-mudahan bisa membangun semangat lebih baik dan kinerja lebih baik,” ujar Gubernur Khofifah.
Khofifah berharap agar DESDM bisa bersinergi dengan berbagai sektor seperti SKK Migas dan PLN. Semuanya harus menyatu dalam sebuah sinergi yang makin memberi manfaat besar bagi masyarakat Jatim.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan pembangunan gedung DESDM ini dalam rangka menunjang pelayanan yang prima menyusul kewenangan perizinan pertambangan diberikan daerah oleh pemerintah pusat.
Dalam laporannya, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim Nurcholis, menyampaikan gedung baru ini memiliki 3 bagian utama. Pertama adalah kantor, aula dan masjid.
“Masjid ini diberi nama oleh Ibu Gubernur dengan nama Masjid Nurul Hayat atau cahaya kehidupan. Di sini hadir Dirut Bank Jatim yang akan membangun ATM juga, serta GM UID PLN Jatim yang akan merekayasa kabel yang masih menggantung dan juga ada SKK Migas yang akan memasang genset di sini,” ungkapnya.(kim/lio)










Balas
Lihat komentar