Bak Unjuk Rasa, Partai Buruh Daftarkan Bacaleg ke KPU

Partai Buruh mendaftarkan 92 Bacaleg ke KPU Jatim, Minggu (14/5/2023) malam.(blok-a.com/Isma)
Partai Buruh mendaftarkan 92 Bacaleg ke KPU Jatim, Minggu (14/5/2023) malam.(blok-a.com/Isma)

Surabaya, blok-a.com – Ratusan massa pengurus, simpatisan, pendukung Partai Buruh merangsek ke Gedung KPU Provinsi Jatim, Minggu (14/5/2023) malam.

Dipimpin Ketua Executive Committe (Exco) Provinsi Jatim, Jazuli, SH, massa yang mengusung soundsistem mobil dan seni tari jaranan tiba di halama KPU pukul 21.00 WIB.

Sejumlah atraksi jaranan dan akrobatik diiringi tetabuhan gamelan Jawa itu memeriahkan pendaftaran Bacaleg. Mereka bahkan bak unjuk rasa mengusung poster poster yang diacung-acungkan.

Usai menyerahkan berkas ke Ketua KPU Provinsi Choirul Anam, Ketua Exco didampingi Sekretaris Exco masuk ke ruang administrasi dan verifikasi Silon KPU.

Sebelumnya, Jazuli, memberikan pernyataan pers terkait pendaftaran Bacaleg saat ini.

Dia mengusung 92 Bacaleg dengan komposisi semuanya buruh, mantan buruh, ojek online, mantan guru, pekerja pabrik dengan usia rata-rata muda.

Untuk kuota perempuan. Dari 92 Bacaleg itu ada 28 orang perempuan atau sekitar 30 persen.

“Kami mengingatkan kepada kaum miskin kota, mahasiswa, ibu-ibu jamu gendong, bahwa Partai Buruh dilahirkan untuk didedikasikan kepada orang miskin. Maka sukseskan bakal calon legislatif (Bacaleg) yang Anda pilih untuk dimenangkan sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Timur,” ujar Jazuli, mirip orasi demo.

Partai Buruh ini adalah alat politik masyarakat kecil, untuk memperjuangkan nasib lewat parlemen.

“Kami ini Partai harian. Bukan partai 5 tahunan. Kita tiap hari akan berjuang menyelesaikan persoalan nasib buruh yang semakin tidak menentu.

“Banyak upah tidak layak. Namun dari pengambil kebijakan, tidak segera melaksanakan. Bagaimana akan nasib petani, buruh tani, hingga petani tambak. Ada yang mengeluh soal pupuk, dsb. Partai ini didedikasikan sebagai bagian dari perjuangan orang miskin.

Jika ada wacana soal peningkatan pertumbuhan ekonomi Jatim, lalu siapa yang menikmati. Sementara buruh, petani, dan nelayan tidak bisa menikmati.

“Saat ini terjadi kesenjangan sosial, pengangguran semakin banyak. Hadirnya partai Buruh ini kita akan yakinkan. Kalau saya bilang partai Buruh adalah Partai Harian. Di situ akan berkibar bendera dan unjuk rasa jika ada masalah. Bukan partai lima tahunan,” ungkapnya.

Dia berharap, Pemilu tidak hanya ajang lima tahunan. Dia menginginkan adanya kocok ulang kekuasaan yang telah gagal mengurus rakyat ini.

“Menangkan kader yang kalian tunjuk dan pilih. Kawan-kawan harus bergerak. Buruh di pabrik, petani berikut keluarganya, nelayan dan kaum miskin ajak mereka. Ini adalah kita bangkitkan. Kalian adalah raksasa yang tertidur,” bebernya.

Jazuli berharap Pemilu berjalan jurdil tanpa ada money politik.

Untuk Bacalegnya, diakui semuanya tidak terkenal. Mereka adalah petani, buruh, sopir, ojol, dan aktivis pergerakan.

Demi kejayaan masyarakat Jatim, dia mengajak masyarakat memilih Partai Buruh.

“Kami berterima kasih kepada semua pendukung yang hadir tanpa bayaran, tanpa upah, seragam beli sendiri, semuanya adalah buruh pabrik,” akunya.

“Partai Buruh, Kerjanya Jelas. Partai Buruh nomor 6. Buruh berkuasa rakyat sejahtera,” teriak yel-yel massa simpatisan pendukung Partai Buruh.(kim)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?