Warung Jogja Bu Ning di Sulfat Malang Kebakaran, Seisi Dapur Hangus

Warung Jogja Bu Ning di Sulfat Malang Kebakaran, Seisi Dapur Hangus
Warung Jogja Bu Ning di Sulfat Malang Kebakaran, Seisi Dapur Hangus

 

Kota Malang, blok-a.comKebakaran terjadi di warung lalapan di Jalan Sulfat Kecamatan Blimbing Kota Malang, Senin (25/9/2023) sore kemarin.

Warga Jalan Sulfat Kecamatan Blimbing Kota Malang, heboh. Sebab terlihat membara dari dapur Warung Lalapan Bacem Jogja Bu Ning, Senin (25/9/2023) sore kemarin.

Dapur Warung Bacem Bu Jogja Bu Ning seluas 3×4 meter persegi itu, luluh lantak karena kebakaran. Berbagai barang isi dapur itu hangus, leleh, hingga tak berbentuk.

Warung di Jalan Sulfat Kecamatan Blimbing Kota Malang juga terpaksa tutup sementara waktu, karena kebakaran.

Pemilik warung bernama Anang, 40, mengatakan bahwa api itu membesar sekitar pukul 16.15.

Saat itu, pegawai warung sedang menggoreng makanan. Namun, tiba-tiba api membesar dan tidak terkendali.

“Kalau penyebabnya, karena percikan minyak goreng yang terkena api. Kemudian api membesar, dan menyambar dingding hingga barang-barang lain,” ceritanya.

Saat itu ia sedang tidak di warung, dan kaget ketika karyawannya memberitahukan bahwa warungnya terbakar.

“Langsung saya ke sini, kondisi api sudah besar. Tadi bersama warga sempat mencoba memadamkan. Kemudian melaporkan ke petugas kebakaran,” jelas Anang.

Tidak lama kemudian, petugas UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang dan Polsekta Blimbing tiba di lokasi kejadian. Api yang membesar langsung disemprot petugas.

Sekitar pukul 16.45 tampak api sudah berhasil padam. Petugas UPT PMK Kota Malang nampak mengerahkan empat truk pemadam, untuk menaklukkan si Jago Merah kali ini.

Kepala UPT PMK Kota Malang Agoes Soebekti mengatakan, bahwa tidak ada korban atas kejadian tersebut. Petugas juga berhasil memadamkan api, sebelum merambat ke bagian depan warung dan bangunan lainnya.

“Untuk bagian yang terbakar ini dapur milik Warung Lalapan Bacem Jogja Bu Ning, seluas lebih kurang 3×4 meter persegi. Akibat kebakaran itu, dari hasil asesmen sementara diperkirakan menelan kerugian lebih kurang Rp 50 juta,” pungkasnya. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?