Jombang, blok-a.com – Mutmainah (74), warga Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang, ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Senin (3/11/2025) malam.
Belakangan, polisi mengungkap fakta bahwa lansia tersebut merupakan korban pembunuhan.
Ironisnya, pelaku pembunuhan ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Pria berinisial S (45), yang tak lain adalah kerabat dekat Mutmainah, ditangkap dan kini tengah diperiksa intensif di Satreskrim Polres Jombang.
“Benar, korban atas nama Mutmainah warga Tampingmojo, Jombang. Kami menerima laporan dari pihak keluarga yang kehilangan kontak sejak Senin pagi,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, Selasa (4/11/2025).
Kasus ini awalnya dilaporkan sebagai tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Namun hasil penyelidikan menunjukkan fakta berbeda.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan forensik, polisi memastikan Mutmainah dibunuh sebelum jasadnya dibakar untuk menghapus jejak.
“Hasil otopsi menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di bagian kepala. Korban dipukul hingga tewas, lalu jasadnya dibawa ke Lamongan dan dibakar oleh pelaku,” jelas Margono.
Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga menghabisi nyawa korban di rumahnya sendiri, sebelum membawa mobil Toyota Kijang Innova Reborn, perhiasan emas, dan uang tunai milik korban.
Mobil tersebut kemudian digunakan untuk mengangkut jasad Mutmainah menuju hutan perbatasan Jombang-Lamongan.
Kapolsek Tembelang, AKP Fadilah, menerangkan, kasus ini berawal dari laporan anak korban yang kehilangan kontak dengan sang ibu sejak Senin (3/11) pagi. Saat keluarga mendatangi rumah, mereka menemukan sejumlah kejanggalan.
“Mobil Innova milik korban tidak ada di garasi. Di kamar korban ditemukan sarung bantal yang berlumuran darah,” kata Fadilah.
Mengetahui hal itu, keluarga segera melapor ke Polsek Tembelang. Polisi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga yang terakhir kali melihat korban.
Penelusuran diperluas hingga ke Lamongan, hingga akhirnya warga menemukan sesosok mayat terbakar di area tempat pembuangan sampah kawasan hutan Perhutani RPH Tanjung Wetan, Desa Lawak.
“Begitu mendapat laporan penemuan mayat, kami segera berkoordinasi dengan Polres Jombang. Dari hasil identifikasi, korban positif Mutmainah,” tambahnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif pelaku. Dugaan kuat mengarah pada motif ekonomi. Pelaku disebut ingin menguasai mobil dan harta milik korban. Namun, penyidik juga tak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
“Pelaku masih kami periksa intensif untuk mengetahui motif pasti dan apakah ada pelaku lain yang membantu,” ujar AKP Margono.
Kasus ini menjadi perbincangan warga Jombang dan Lamongan, mengingat pelaku dan korban masih memiliki hubungan keluarga.
“Ini pengkhianatan yang luar biasa. Kami sangat terkejut,” ujar salah satu tetangga korban yang enggan disebut namanya.(sya/lio)










Balas
Lihat komentar