Banyuwangi, blok-a.com – Kebakaran hebat menimpa pasar tradisional Tiga Berlian yang berada di Jalan Ikan Ampala, Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Senin (9/2/2026) siang.
Saat kebakaran terjadi, jajaran Polsek Banyuwangi bersama warga sekitar membantu memadamkan kobaran api dengan alat seadanya agar api tidak menjalar ke tempat lain. Pasalnya, lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden kebakaran yang menghanguskan enam kios pedagang itu mengakibatkan kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Banyuwangi, AKP Hendry Christianto mengungkapkan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu diduga akibat korsleting listrik yang menimbulkan percikan api.
“Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB, dengan bantuan 3 unit damkar dan warga sekitar,” ungkapnya kepada blok-a.com.
AKP Hendry menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp82 juta.
Berikut data enam korban yang kiosnya hangus dilalap api:
- Suhendrik (45), warga setempat, kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta.
- Sunarto (61), warga setempat, kerugian sekitar Rp20 juta.
- Saiful Rahman (53), warga Dusun Jungkir, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kerugian mencapai Rp15 juta.
- Rusdiyono (58), warga setempat, kerugian diperkirakan Rp7 juta.
- Sugiyono (39), warga setempat, kerugian sekitar Rp10 juta.
- Puryanto (30), warga Dusun Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta.
“Jadi jumlah total kerugian enam korban sebesar Rp82 juta,” jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap kebakaran akibat korsleting listrik.
“Korsleting listrik dapat menyebabkan kebakaran yang tidak terduga. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik di rumah dan tempat kerja secara rutin,” tutup AKP Hendry Christianto. (kur/gni)










Balas
Lihat komentar