Gunung Lawu Kebakaran Lagi, Kobaran Api Terlihat Sampai Perbatasan Magetan

Kebakaran Gunung Lawu Ngawi, api terlihat tingga wilayah Kecamatan Magetan (Sumber : Postingan Twitter @InfoFPMKI)
Kebakaran Gunung Lawu Ngawi, api terlihat tingga wilayah Kecamatan Magetan (Sumber : Postingan Twitter @InfoFPMKI)

Ngawi, blok-a.com – Kebakaran hutan di kawasan lereng Gunung Lawu kembali terjadi, tepatnya di Girimulyo, Kedamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (28/9/2023) malam.

Hal tersebut diketahui melalui unggahan sejumlah video amatir warga. Video memperlihatkan kobaran api menjalar hingga perbatasan wilayah Kabupaten Ngawi – Magetan.

“Tampak dari kejauhan api menyala cukup terang dari Magetan, semoga segera lekas padam,” tulis akun Instagram @explorejogorogo.

Akun Twitter Forum Penggiat Mitigasi Kebencanaan Indonesia (FPMKI) @InfoFPMKI juga mengunggah informasi serupa.

“Gunung Lawu kembali terbakar malam ini 29 september 2023 tepatnya di KPH Manyul girimulyo Jogorogo ngawi,” tulisanya.

Jika tak segera dipadamkan, warga setempat khawatir api segera menyambar ke wilayah perbatasan, yakni Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

“Semoga penduduk daerah sekitarnya tidak terdampak,” tulis akun @niningy**** di kolom komentar.

Sebelumnya, Hutan Gunung Lawu petak 39 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Manyul, Bagian Kesatuan Pengelola Hutan (BKPH) Lawu Utara Jogorogo, Kabupaten Ngawi, sempat terbakar pada Minggu (24/9/2023).

Plt Kasi Humas Polres Ngawi Iptu Dian menjelaskan, kebakaran terjadi di Dusun Kembang, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

“Kebakaran terjadi pada Minggu (24/9/2023) di hutan Gunung Lawu, petak 39 RPH masuk Dusun Kembang Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo,” kata Dian Senin (25/9/2023) lalu.

Tak berangsur lama, kata Dian, api berhasil dipadamkan oleh petugas dari RPH, Polsek Jogorogo, TNI dan relawan hari itu juga.

Ia menyebut, luas hutan yang terbakar kala itu mencapai 3 hektare.

“Api berhasil dipadamkan sore harinya, namun demikian setelah api padam, pemantauan kepulan asap tetap dilaksanakan,” terangnya.

Bahkan, tak jauh dari sebelumnya, pada Senin (4/9/2023) lalu, kebakaran juga sempat terjadi di tempat yang sama. Yakni Gunung Lawu petak 39 RPH, namun lagi-lagi petugas berhasil memadamkan.

Dian menjelaskan, kebakaran tersebut dilaporkan warga setempat lantaran ada kepulan asap yang menyelimuti hutan.

“Warga melihat asap yang berasal dari hutan Lawu, setelah itu bersama rekannya melaporkan kejadian pada Kapolsek Jogorogo,” jelasnya.

Upaya yang dilakukan Polsek Jogorogo adalah berusaha membuat ilaran (memisahkan kayu dan daun-daunan agar api tidak dapat menjalar) dan memantau perkembangan api, bersama TNI, warga masyarakat dan juga Perhutani.

“Upaya Polri bersama TNI, Perhutani dan warga agar api tidak luas menyebar adalah membuat ilaran dan tetap memantau perkembangan api,” bebernya. (ptu/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?