Gudang Kayu Palet di Singosari Malang Ludes Terbakar, Pemilik Telan Kerugian Ratusan Juta

Gudang kayu palet di Dusun Kreweh, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ludes terbakar (Kapolsek Singosari for Blok-a.com)

 

Kabupaten Malang, blok-a.com – Gudang kayu palet di Dusun Kreweh, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari habis terbakar pada Rabu (21/11/2023) dini hari. Akibatnya, pemilik tanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kapolsek Singosari, Kompol Ahmad Robial membenarkan adanya gudang kayu yang terbakar tersebut. Ia menerangkan, kebakaran yang mengabiskan seluruh bangunan gudang tersebut diketahui oleh salah seorang warga setempat pada pukul 03.15 WIB.

Selanjutnya, saksi mata yang mengetahui kejadian kemudian memberitahu pemilik gudang bahwa telah terjadi kebakaran di pabriknya.

“Pada pukul 03.15 WIB saksi memberitahu korban bahwa gudang miliknya terbakar. Selanjutnya banyak warga yang datang membantu memadamkan api,” ujar Robial saat dikonfirmasi Blok-a.com, Rabu (22/11/2023).

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Robial, gudang tersebut berisikan bahan serbuka kayu kering yang mudah terbakar dan bangunan jauh dari pemukiman.

“Didapati ada titik api di area tengah gudang, karena api semakin membesar kemudian pelapor menghubungi warga sekitar untuk membantu memadamkan api dan menghubungi pemadam kebakaran. Selanjutnya pelapor juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Singosari,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (BPPK), Satpol-PP Kabupaten Malang, Sigit Yuniarto mengatakan, informasi adanya kebakaran tersebut diterima petugas pemadam pada pukul 02.50 WIB.

“Dari informasi laporan Damkar ke lokasi dan ternyata api sudah membesar,” ujar Sigit saat dikonfirmasi, Rabu (22/11/2023).

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran baru tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 WIB. Proses pemadaman sempat lebih dulu dibantu warga sekitar lokasi, namun api terlalu besar dan cepat menjalar ke sebagian besar bangunan gudang beserta isinya.

Sigit menyebutkan, penyebab kebakaran terjadi diduga karena konsleting listrik.

“Indikasi sambaran api dari konsleting,” jelasnya.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik pabrik ditafsir menanggung kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Dari perhitungan sementara kerugian diperkirakan sekitar Rp300 juta. Karena berkenaan dengan isi gudang yang mudah terbakar. Korban jiwa nihil,” pungkasnya. (ptu/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com