Magetan, Blok-a.com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Magetan menggelar rangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif dalam rangka memperingati Milad ke-29, Senin (2/2/2026). Perayaan ini mengusung tema Sesbanea Seraphim Keinorhan Tumbuh Dalam yang dimaknai sebagai simbol ketangguhan dan konsistensi. Serta semangat transformasi menuju madrasah yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan milad tersebut, mulai dari pertandingan bola voli hingga lomba-lomba akademik seperti olimpiade Matematika, IPA, IPS, serta speech contest. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMP dan MTs sederajat dari Kabupaten Magetan dan Ngawi, sekaligus menjadi ajang kompetisi sehat dan penjaringan potensi generasi muda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Subbagian Tata Usaha, Ridwan Yulianto, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi atas capaian dan inovasi yang terus ditunjukkan MAN 3 Magetan. Ia menilai, madrasah tersebut telah mengalami perkembangan signifikan dan menjadi salah satu contoh kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Magetan.
“MAN 3 Magetan menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Jika kita melihat ke belakang, pada era 1990-an madrasah ini hanya memiliki satu ruangan besar. Kini, dari tahun ke tahun terus berkembang, baik dari sisi sarana prasarana, ruang kelas, penguatan program studi, hingga prestasi akademik dan nonakademik,” ujarnya.
Ridwan menambahkan, Kementerian Agama Kabupaten Magetan berharap MAN 3 Magetan terus memperkuat kualitas tata kelola pendidikan, inovasi pembelajaran, serta pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, madrasah ke depan tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia, moderat, dan berdaya saing.
“Kami berharap MAN 3 Magetan mampu menjadi madrasah unggulan yang tidak hanya menjadi pilihan masyarakat, tetapi juga menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan madrasah yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Magetan, Basuki Prihatin, menegaskan bahwa usia ke-29 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Ia menyebut, MAN 3 Magetan bertekad tumbuh sebagai madrasah yang responsif terhadap tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Di usia ke-29 ini, kami ingin MAN 3 Magetan tumbuh layaknya seorang pemuda yang penuh semangat, energi, dan idealisme. Ke depan, kami berkomitmen menjadikan MAN 3 Magetan sebagai madrasah yang unggul, berprestasi, dan semakin dipercaya masyarakat,” tuturnya.
Basuki menjelaskan, tema milad tahun ini mengandung pesan tentang pentingnya membangun karakter peserta didik yang tangguh, adaptif, dan berani melakukan perubahan. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan MAN 3 Magetan yang siap bersaing, memiliki integritas, serta mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat.
“Kami berharap siswa-siswi MAN 3 Magetan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan, baik di jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun di kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.
Peringatan Milad ke-29 MAN 3 Magetan diharapkan menjadi pemantik semangat seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi serta wadah pengembangan minat dan bakat pelajar. (nan/gni)










Balas
Lihat komentar