Blitar, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar telah berhasil melaksanakan kegiatan “Sang Kapten” (Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten) dengan menyerap anggaran sebesar Rp850.000.000 dari total estimasi Rp950.000.000.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Latihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans) Kabupaten Blitar, Latip Usman menjelaskan, program ini dikemas dalam pola 3 in 1 yang mengintegrasikan pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, dan magang kerja untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Kabupaten Blitar.
“Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Blitar untuk menghadapi tuntutan kualitas tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing,” jelas Latip Usman, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini dibiayai oleh anggaran DBHCHT tahun 2025, dan terbagi dalam tiga tahapan utama, yakni pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh instruktur Lembaga Pelatihan Kerja, sertifikasi kompetensi yang dilakukan oleh asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dan program magang di Dunia Usaha dan Industri (DUDI) yang relevan dengan program studi pelatihan.
“Ada lima aspek spesifik dalam pelatihan Sang Kapten yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini, termasuk kolaborasi antara Pemerintah Daerah, lembaga pelatihan, dunia industri, dan masyarakat,” tandasnya.
Adapun lima Aspek Spesifik Pelatihan yakni:
1. Berorientasi pada kebutuhan dunia usaha, industri, dan kewirausahaan.
2. Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, lembaga pelatihan, industri, dan masyarakat.
3. Berbasis kompetensi dan tersertifikasi BNSP.
4. Pendampingan atau inkubasi pasca pelatihan.
5. Diselenggarakan secara inklusi
Selama pelaksanaan, sebanyak 143 peserta telah mengikuti tujuh skema pelatihan vokasi yang berhasil dilaksanakan, yaitu:
– Barista Kopi: 20 peserta
– Digital Marketing: 25 peserta
– Make Up Artist: 20 peserta
– Teknisi Peralatan Listrik Rumah Tangga: 18 peserta
– Barber: 20 peserta
– Juru Masakan Komersial: 20 peserta
– Hair Styling Cutting: 20 peserta
“Seluruh peserta telah menyelesaikan tahap pelatihan vokasi, sertifikasi, dan magang. Ini adalah langkah konkret kami untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia di Kabupaten Blitar,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari evaluasi dan pendampingan, Pemkab Blitar juga akan melaksanakan tahapan monitoring dan penelusuran alumni pelatihan pada bulan November hingga Desember.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan feedback yang berharga untuk pengembangan program di masa mendatang,” ujarnya.
Latif menandaskan, dengan terserapnya anggaran yang signifikan, diharapkan program ini dapat memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas tenaga kerja di daerah, serta menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
“Dengan peluncuran program ini, Pemkab Blitar berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang lebih siap dan berkualitas untuk menghadapi tantangan di dunia kerja,” pungkas Kepala Bidang Latihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans) Kabupaten Blitar. (jar/adv/kmf)










Balas