Lantik Pejabat Baru, Bupati Bojonegoro Tekankan Tiga Hal Penting Ini

Bupati Bojonegoro mengambil sumpah janji 11 pejabat administrator dan 13 pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Bojonegoro, Rabu (07/06/2023).
Bupati Bojonegoro mengambil sumpah janji 11 pejabat administrator dan 13 pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Bojonegoro, Rabu (07/06/2023).

Bojonegoro, blok-a.com – Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, menekankan tiga hal penting saat melantik dan mengambil sumpah jabatan bagi 11 pejabat administrator dan 13 pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Acara berlangsung pada Rabu (07/06/2023) di Pendopo Malowopati dan dihadiri oleh sekretaris daerah, jajaran asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta insan media.

Dalam sambutannya, Bupati Anna Mu’awanah menekankan pentingnya inovasi dan ekstensifikasi pelayanan di sektor kesehatan. Poin pertama yang disampaikan adalah bahwa pada pelantikan kali ini tidak ada pengangkatan PNS baru. Poin kedua menitikberatkan pada sektor kesehatan, di mana Bupati memberi pesan khusus kepada pejabat baru Direktur RSUD Kelas C Padangan, yaitu dr. Whenny Dyah Prajanti, untuk melakukan inovasi.

“Saya minta untuk melakukan inovasi. Sebagai border area di antara Jawa Timur dan Jawa Tengah, RSUD Padangan agar sungguh-sungguh melakukan inovasi serta ekstensifikasi pelayanan,” tutur Bupati.

Poin ketiga yang ditekankan oleh Bupati adalah perlunya identifikasi kekurangan tenaga kesehatan. Bupati Anna juga berpesan kepada seluruh PNS yang telah mengucapkan sumpah janji jabatan dan berkomitmen untuk bersedia ditempatkan di mana saja.

“Jadi ketiga hal tersebut yang saya tekankan. Segera identifikasi, jika akan melakukan ekstensifikasi pelayanan, kira-kira SDM mana yang diperlukan. Itu yang harus segera dilaporkan. Pertama, telah ada kenaikan kelas RSUD dan kedua untuk ekstensifikasi terhadap pelayanan. Ke depan juga perlu penyerapan SDM untuk pelayanan kesehatan,” tegas Bupati.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan hari itu dihadiri oleh 11 pejabat administrator dan 13 pejabat pengawas.(sil/lio/adv)