Kota Malang, blok-a.com – Malang Creative Center (MCC) akan segera beroprasi di awal tahun 2023, hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko pada rapat paripurna, Jumat (12/08/2022).
Disinggung terkait fungsi dari gedung MCC sendiri, pihaknya mengatakan Pemkot telah menyepakati gedung MCC akan dikelolah oleh Dinas Koprasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.
“Kami telah menyepakati atas pengelolahan MCC akan jauh lebih efektif jika dikelolah oleh Diskopindag, dengan alasan yang lebih mengerti mengenai latar belakang mengapa MCC dibangun dan begitupun yang berkoordinasi langsung dengan komuitas komunitas pusat adalah Diskopindag,” ungkapnya.
Bung Edi sapaan akrabnya, mengatakan sesuai dengan akhir APBD di tahun 2022, MCC saat ini masih dalam proses pengisian furnitur.
“Untuk saat ini gedung kontruksinya sudah selesai, tapi ruangan ruangannya yang ada didalamnya akan diisi dengan sarana prasarana yang sesuai. Untuk pengisiannya telah di anggarkan di tahun 2022, jadi harapannya tahun ini selesai untuk pengisian sarana prasarananya dan di awal tahun 2023 bisa segera di gunakan,” lanjutnya.
Disisi lain, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika juga menyinggung terkait progres gedung MCC.
“MCC kan di bulan September baru diserahkan oleh pihak ketiga ke PUPR setelah itu PUPR akan menyerahkan ke Diskopindag dan selanjutnya Diskopindag menyiapkan plain bisnisnya,” ujar Made.
Hal yang sama dikatakan oleh Made, pihaknya mengatakan MCC akan dikelolah oleh Diskopindag sesuai dengan keputusan Pemkot.
“Semetara Pemkot menyakini akan dibentuk oleh Diskopindag, Diskopindag akan memebentuk management sendiri untuk menangani ini, mungkin Kepala Bidang (Kabid) UMKM nya yang akan berkerja disitu,” lanjutnya.
Made juga membenarkan terkait MCC yang akan segera beroprasi di awal tahun 2023.
“Awal 2023 harus beroprasi, karena di 2022 ada anggaran sebesar 12 Miliran jadi harus sudah selesai juga di tahun 2022 dan di tahun 2023 awal akan segera beroprasi,” paparnya
Diakhir pihaknya juga menambahkan, akan ada rekrutmen untuk pengelolahan MCC yang telah disiapkan oleh dinas terkait berupa honorer TPOK.
“Saya meyakini bahwa mereka juga sudah mempersiapkan hal hal yang bersifat dasar untuk pengelolahan MCC, salah satunya akan ada rekrutmen untuk pengolahan MCC oleh dinas terkait,” paparnya.
Sayangnya Made belum mengetahui terkait jumalah perekrutan nantinya, pihaknya hanya mengatakan telah ada anggaran untuk gaji pegawai sebesar 2 Miliar.
“Belum dilaporkan ke kita terkait berapa pegawai yang akan direkrut tetapi yang jelas sudah ada anggaran 2 Miliar untuk gaji pegawai,” tutupnya.
(mg2/bob)









Balas
Lihat komentar