Pamekasan, Blok-a.com – Warga Desa Badung Kecamatan Proppo, Pamekasan Muzammil, diduga menjadi korban pembunuhan, di Kabupaten Nibire, Provinsi Papua Tengah, 29 November 2022. Pria berprofesi sebagai tukang ojek itu tewas dengan parang menancap di punggungnya.
Keluarga korban menyebutkan, pembunuhan diduga dilakukan warga Nabire. Motifnya, keluarga hanya menjelaskan kalau korban memiliki masalah pribadi dengan warga setempat.
Subairi, keponakan korban menjelaskan, pembunuhan bermula saat korban membonceng pelaku ke tempat tujuan. Ditengah jalan, korban tiba-tiba dibacok ditengah jalan hingga meninggal ditempat kejadian perkara.
“Untungnya, korban diketahui polisi asal Madura yang melintas dijalan tempat korban meninggal dunia. Polisi itu memberitahukan kepada keluarga terdekat,” paparnya.
Subairi menambahkan, pembacokan diduga dilakukan atas dasar permasalahan yang dihadapi Muzammil (korban) dengan orang Papua. Karena orang Papua dikenal tidak memberikan kata maaf pada orang yang sudah di anggap membuat kesalahan.
“Pada hari kamis tanggal 01 Desember 2022 pukul 05.00 waktu setempat korban sampai dikediaman. Pihak keluarga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung meminta korban untuk di pulangkan ke Pamekasan. Perjalanan memakan waktu tiga hari setelah korban di evakuasi,” pungkasnya. (Ria/Gim)









Balas