Ungkapkan Kekecewaan Penanganan Tragedi Kanjuruhan, 100 Pelari Gelar Aksi Run For Justice

Caption : Persiapan peserta lari dari komunitas Malang Playon di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (8/01/2023) (dok. blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk sindiran untuk aparat kepolisian yang dinilai lamban saat mengusut perkara tragedi Kanjuruhan.

Aksi tersebut diikuti oleh 100 pelari yang tergabung dalam komunitas Malang Playon pada Minggu (8/01/2023), yang dimulai start hingga finish di tempat yang sama yakni Stadion Kanjuruhan.

Sesuai dengan tujuannya yakni untuk mengkritik, Koordinator Aksi, Susanto Setiawan mengatakan dalam aksi kali ini mereka mengusung tema Run for Justice yang artinya berlari untuk keadilan.

“Melalui aksi ini, kami ingin sampaikan bahwa ini adalah sindirian tajam kepada aparat, yang dinilai tidak serius dalam pengusutan kasus ini,” tegas Susanto saat ditemui awak media di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (8/01/2023).

Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh komunitasnya. Disisi lain, hal ini dilakukannya untuk mengenang 100 hari tragedi Kanjuruhan yang hingga kini belum menemukan titik keadilan.

“Kenapa kami berlari, karena latar belakangnya terkait dengan proses hukum yang sampai hari ini kita rasa jalan di tempat,” tambahnya.

Dijelaksnnya, untuk aksi tersebut akan melewati rute kawasan Kepanjen, menuju ke Desa Kemiri, Panggungrejo, Sukun hingga Polresta Malang, lalu menuju ke DPRD Kabupaten Malang dan finish kembali ke Stadio Kanjuruhan dengan total jarak tempuh 13,5 kilometer.

Menariknya lagi, para peserta pelari akan mengunakn nomer dada yang tertulis nama-nama dari korban tragedi kelam pada 1 Oktober silam.

Hal tersebut, tentunya mendapat respon positif dari masyarakat sekitar. Terutama bagi pengguna jalan yang dilewati rute tersebut.

“Kami menggelar aksi dengan berlari, respon masyarakat cukup baik. Di hari ke 40 lalu kami juga menggelar aksi serupa,” tuturnya.

Selanjutnya, setelah melakukan aksi tersebut, acara akan disambung dengan menggelar doa bersama untuk korban jiwa di Stadion Kanjuruhan.

(ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?