Puncak Arus Balik Lebaran 2023 Masih Berlangsung Hari Ini

Ilustrasi arus balik Lebaran 2023. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
Ilustrasi arus balik Lebaran 2023. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)

blok-a.comKementerian Perhubungan RI (Kemenhub) memprediksi puncak arus balik mudik Lebaran 2023 gelombang ke-2 masih akan berlangsung hingga hari ini, Senin (1/5/2023).

“Kami prediksi lonjakan penumpang angkutan umum masih akan terjadi di hari Minggu ini hingga Senin,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan resminya, Minggu (30/4/2023).

Informasi yang dihimpun dari Kemenhub, sampai H+6 atau Sabtu (29/4/2023), jumlah kendaraan yang telah kembali ke Jabotabek lewat empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama baru mencapai 77,35 persen dari prediksi awal.

Sementara, berdasarkan data yang dihimpun Jasa Marga, hingga saat ini baru 1.589.499 kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek usai melaksanakan aktivitas mudik ke kampung halaman.

Adapun prediksi Kemenhub, total bakal terdapat 2 juta kendaraan yang bakal kembali selama periode H+1 sampai H+8 (1 Mei 2023) atau puncak arus balik melalui tol terkait.

Dengan demikian masih ada sekitar 22,65 persen atau sekitar 465.473 kendaraan yang belum kembali ke Jabotabek melalui Tol Trans Jawa.

Kemenhub juga mencatat jumlah harian pengguna angkutan umum masih cukup tinggi hingga Sabtu (29/4/2023) kemarin yaitu sebanyak 792.991 orang atau meningkat 61,85 persen dibandingkan hari normal.

Sebagai informasi, pada Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun ini, titik pergerakan penumpang dan kendaraan dipantau dari 111 terminal, 18 pelabuhan penyeberangan, 51 bandar udara, 110 pelabuhan laut, 13 daop/divre perkeretaapian, 42 gerbang tol dan 20 ruas jalan arteri.

Adapun pergerakan penumpang pada H+6 didominasi oleh penumpang angkutan udara yaitu sebanyak 257.135 atau 34,43 persen dari total pengguna angkutan umum.

Disusul angkutan jalan 180.256 orang (22,73 persen), angkutan kereta api 170.879 orang (21,55 persen), angkutan penyeberangan 103.332 orang (13,03%), dan angkutan laut 81.389 orang (10,26 persen).(lio)