Sukses Tangani Banjir di Blimbing & Tunggulwulung, Dinas PUPRPKP Rencana Bangun Embung Baru di Sawojajar

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto (dok: Satria Akbar Sigit/blok-a.com)

Kota Malang, blok-a.com – Dalam upaya mengatasi masalah genangan air yang sering terjadi di Kota Malang, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang sedang melakukan upaya peningkatan infrastruktur berupa embung atau bozem.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengungkapkan bahwa saat ini Kota Malang masih membutuhkan sekitar 3 hingga 4 embung atau bozem tambahan. Wilayah yang menjadi prioritas adalah di Kelurahan Sawojajar, yang sering mengalami genangan air.

Dandung menjelaskan bahwa telah ada dua embung yang beroperasi, yakni di Blimbing dan Tunggulwulung. Sejak embung dibangun di Blimbing dan Tunggulwulung, genangan air dan banjir di wilayah tersebut mengalami penurunan signifikan.

Namun permasalahn banjir tidak terjadi di lokasi itu saja, sehingga masih diperlukan tambahan embung untuk menangani masalah genangan air secara lebih optimal.

“Kami berharap dapat membangun satu embung di kawasan Sawojajar untuk mengatasi genangan air di daerah tersebut. Selain itu, masih ada rencana untuk membangun embung di sekitar Bareng, namun kami masih mencari lokasi yang tepat,” ujar Dandung.

Dandung menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya memanfaatkan lahan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Malang untuk pembangunan embung. Namun, jika tidak ada lahan yang tersedia, mereka akan mencari alternatif lain untuk mendapatkan lahan tersebut.

“Kita upayakan kalau ada kita gunakan lahan yang dimiliki pemerintah Kota Malang. Kalau tidak ada ya harus kita wacanakan untuk pengadaannya,” jelas Dandung.

Meskipun rencana pembangunan embung tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2024, Dinas PUPRPKP Kota Malang berencana untuk mewujudkan pembangunan embung tambahan setelah tahun 2025, usai proses pemilihan daerah selesai.

Sehingga nantinya Dinas PUPRPKP dapat menyesuaikannya dengan rencana kerja lima tahun ke depan yang dimiliki oleh wali kota terpilih.

“Dengan adanya embung tambahan, kami berharap dapat mengurangi genangan air di Kota Malang. Target kami minimal ada 3 hingga 4 embung tambahan, dengan prioritas utama di daerah resapan air di Sawojajar,” tambah Dandung.

Embung sendiri berfungsi mengatasi banjir dengan cara menampung air hujan berlebihan dan mengatur aliran air secara terkendali. Hal ini mengurangi tekanan pada saluran air dan membuat aliran air menuju sungai menjadi lebih lambat, sehingga risiko banjir berkurang. (art)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com