Blitar, blok-a.com – Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba menyampaikan pesan semangat kebangsaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh warga Kota Blitar dalam peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80, Minggu (1/6/2025). Peringatan Hari Lahir Pancasila ini, yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Blitar berlangsung khidmat.
Upacara ini diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Selain itu juga perwakilan dari organisasi masyarakat, lintas agama, budayawan. Semua peserta menggunakan busana jaman dulu (djadoel) atau pakaian adat daerah Nusantara.
Usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Elim Tyu Samba mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran jalannya upacara tersebut.
“Alhamdulillah, lancar,” ujar Elim Tyu Samba dengan senyum ramah.
Lebih lanjut, Elim Tyu Samba berharap agar peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Semoga ini bisa menjaga keutuhan NKRI. Untuk itu pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.
Elim juga menyampaikan harapan agar momentum Hari Lahir Pancasila dapat memberikan semangat baru bagi seluruh warga Blitar, khususnya generasi muda.
“Semoga dengan adanya acara ini, bisa memberikan semangat Pancasila antar pemuda Kota Blitar dan seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Elim Tyu Samba juga menyampaikan pesan khusus kepada warga Kota Blitar. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersemangat dalam membangun Kota Blitar dan mengambil hikmah dari setiap sila dalam Pancasila.
“Pesan untuk warga Kota Blitar tetap semangat, terus membangun, kita ambil hikmah dari Pancasila, jadi sila-sila Pancasila yang kita terapkan dalam kehidupan setiap hari,” pungkas Wakil Wali Kota Blitar.
Usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Elim Tyu Samba bersama Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin dan Forkopimda, serta pejabat Pemkot Blitar dengan naik becak, mengikuti Kirab Gunungan Lima dari Alun-alun Kota Blitar menuju Makam Bung Karno. (jar/bob)









