Nekat! Kawanan Begal di Kota Malang Beraksi di Sekitar Kantor Polisi, Aksinya Gagal Gegara Todongan Korek Berbentuk Pistol

Jalan Jaksa Agung Suprapto di depan cor Jesu TKP percobaan pembegalan di Kota Malang

Kota Malang, blok-a.com – Seorang pedagang kopi nyaris jadi korban pembegalan di utara persis Mapolresta Malang Kota di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kecamatan Klojen sekitar pukul 01.30, Minggu (14/1/2024) pagi dini hari kemarin.

Fritz (43) korban pembegalan mengatakan ketika itu , dirinya perjalanan pulang dari warung kopi tempatnya bekerja di Jalan Semeru kota Malang.

“Saat dalam perjalanan pulang ke rumah di depan Toko Avia, saya melihat di spion sedang dibuntuti 6 orang dan menaiki 3 sepeda motor matik tanpa nomor polisi (nopol) serta berknalpot brong,” kata Fritz saat dikonfirmasi awak media, Senin (15/1/2024).

Diceritakan Fritz bahwa tiga sepeda motor itu berwarna hitam putih, biru gelap dan biru putih. Saat itu, satu dari sepeda motor pelaku menyalipnya saat melintas di depan RSSA Malang.

Lalu, satu motor lagi berjalan di sampingnya. Motor itu terus memepet dirinya , untuk melintas di jalan kecil depan SMAK Cor Jesu, Malang. Sementara satu sepeda motor lain mengikutinya dari belakang.

“Persis di Jalan Jagung Suprapto Gang 1, saya diberhentikan oleh motor yang memepet saya. Setelah itu, tiba-tiba yang dibonceng itu turun dari motor yang hanya berjarak lima meter, sambil mengeluarkan celurit dari balik bajunya,” ceritanya.

Korban yang sudah berprasangka buruk itu, langsung mengeluarkan korek mirip pistol yang dibawanya.

Sontak ini membuat para pelaku aksi begal ini kaget dan langsung kabur sambil sempat berteriak.

“Nggowo bedil, nggowo bedil (bawa senjata api). Mereka langsung tancap gas. Kabur dari lokasi kejadian,” bebernya.

Korban masih sempat melihat senjata tajam yang diacungkan, langsung disimpan kembali di balik jaket pelaku.

“Sempat saya kejar sampai di perempatan Jalan Kaliurang, tapi sudah tidak ada jejak,” jelasnya.

Ia juga sempat mencoba untuk melihat apakah komplotan itu beraksi kembali. Dia juga sempat berhenti di sekitar RS Lavalette, namun setelah beberapa jam komplotan itu tak terlihat lagi.

“Sepertinya kabur. Kalau dilihat dari sekilas tampangnya, sepertinya masih usia remaja. Sekitar usia 17 atau 18 tahun. Tubuhnya kurus, dan agak tinggi,” imbuh Frits.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan pihaknya serius dalam menanggapi kejadian ini. Berbagai upaya telah disiapkan untuk merespons kejadian ini.

“Saat ini petugas sedang meningkatkan patroli di jalanan. Mulai dari Satlantas, kring serse dari Satreskrim hingga Satsamapta dan Polsek Jajaran Polresta Malang Kota. Kami mengimbau kepada masyarakat juga selalu waspada dan berhati-hati, ketika harus pulang larut malam,” tandasnya. (ags/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com