Minat Donor Darah Turun, PMI Kota Malang Punya Siasat Jitu Undang Masyarakat

Loket pendaftaran pendonor darah PMI Kota Malang (foto: Teguh Adi via google)

Kota Malang, blok-a.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang merasakan menurunnya minat masyarakat untuk mendonorkan darah pada bulan ramadan tahun 2024 ini.

Adit, salah satu petugas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Malang mengatakan bahwa pada bulan Ramadan kali ini jumlah pendonor sempat hanya sejumlah 73 pendonor dalam sehari.

“Sempat paling sedikit itu 73 orang,” terangnya saat ditemui oleh Blok-a.com pada hari Sabtu (23/3/2024).

Padahal, setiap harinya PMI Kota Malang membutuhkan setidaknya 120 hingga 200 kantong darah untuk didistribusikan ke 84 rumah sakit di seluruh Malang Raya.

“Satu hari kami membutuhkan kurang lebih 120 hingga 200 kantong darah,” ungkap Ketua PMI Kota Malang Imam Buchori pada kesempatan berbeda.

Untuk itu, PMI Kota Malang telah melakukan beberapa langkah antisipasi yang untuk menarik pendonor. Misalnya, bekerja sama dengan sejumlah rumah ibadah dan membuka kesempatan donor di malam hari.

“Berdasarkan pengalaman selama ini, saat memasuki bulan Ramadan, minat masyarakat untuk mendonorkan darahnya di siang hari turun. Karena itu, PMI Kota Malang membuka layanan untuk masyarakat yang ingin donor darah di malam hari,” terang Imam.

Selain dua upaya tersebut, PMI Kota Malang juga menyiapkan siasat yang cukup berbeda, yaitu dengan memberikan bingkisan menarik bagi para pendonor. Bingkisan menarik tersebut berupa beras seberat 5 kilogram per kantongnya.

“Pada bulan puasa jumlah pendonor memang menurun, maka dari itu kami PMI Kota Malang menambah bingkisan berupa beras 5 kilogram untuk setiap pendonor yang lolos (memenuhi syarat donor darah),” terang Imam.

Selain itu, PMI Kota Malang juga sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa pihak. Ada rencana untuk memberikan bingkisan tambahan bagi pendonor pada tanggal 25-27 Maret nanti.

“Insyaallah tanggal 25, 26, dan 27 Maret kami bekerjasama dengan beberapa badan amal. Nantinya selain beras akan ada tambahan berupa makanan untuk berbuka puasa,” terang Imam Buchori. (art/gni)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com