Melihat Lebih Dekat Rumah Reot Sugito yang Bakal Dibedah Pemkot Malang

Sugito menunjukkan kondisi rumahnya yang nyaris roboh. Beruntung, hari ini Jumat (20/1/2023) ia mendapatkan program bedah rumah Pemkot Malang. (blok-a.com/Helen)
Sugito menunjukkan kondisi rumahnya yang nyaris roboh. Beruntung, hari ini Jumat (20/1/2023) ia mendapatkan program bedah rumah Pemkot Malang. (blok-a.com/Helen)

Kota Malang, blok-a.com Sudah sekitar empat tahun ini, rumah Sugito, warga Jalan Bareng Kartini RT 2 RW 8, Kelurahan Kauman, Kota Malang, reot nyaris roboh. Atapnya jebol, banyak genting yang bolong.

Ahasil, jika turun hujan, rumah Sugito dipenuhi genangan air. Banyak pula perabotan yang mulai usang akibat kebocoran.

“Sudah empat tahun ini mulai roboh atapnya,” ujar Sugito saat ditemui blok-a.com di rumahnya.

Sugito bercerita, selama ini dirinya tinggal bersama ibunya yang sudah renta dan sakit-sakitan.

“Saya tinggal sama emak, tapi emak sudah mulai sakit-sakitan dan cuman bisa baringan saja selama 1,5 tahun ini,” tutur Sugito.

Sugito tidak mampu membenahi rumahnya karena penghasilannya pas-pasan sebatas untuk bertahan hidup.

“Gaji saya sebulan cuma Rp 450ribu. Itu juga sudah kepotong sama bensin 25ribu untuk dua hari saya pulang pergi dari rumah ke Pakis,” jelasnya.

Hari ini, Jumat (20/1/2023), kesabaran dan ketabahan Sugito bertahun-tahun lamanya berbuah manis.

Rumah Sugito terpilih dalam program bedah rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Sugito mendapat atensi khusus dari Wali Kota Malang, Sutiaji, yang berkeliling di Kelurahan Kauman, mendatangi masyarakat Kota Malang yang rumahnya tak layak huni.

“Saya senang sekali, tadi Pak Wali langsung bilang untuk dibedah. Jadi nggak cuman direnovasi saja, tapi benar-benar dibongkar,” ucap Sugito.

Menurutnya, selama ini dirinya juga merasa sangat terbantu berbagai program Pemkot Malang dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Sugito pun bersyukur bisa menghidupi ibunya hingga akhir hayat.

Artikel Terkait: Pemkot Malang Jemput Bola Layani Masyarakat di Sambang Warga

“Saya bersyukur sekali bisa menghidupi emak sampai emak meninggal, makan juga alhamdulillah masih dapat bantuan juga dari Dinsos,” tuturnya sembari mengusap air mata.

Untuk sementara, selama rumahnya dibedah, Sugito akan dipinjami rumah tetangga yang sedang kosong.

“Tadi juga katanya mau disampaikan ke tetangga yang rumahnya kosong untuk saya tinggali sementara,” pungkasnya. (len/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com