Megawati Serahkan Spesies Baru di Kebun Raya Mangrove Surabaya

Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Wako Surabaya Eri Cahyadi di Kebun Raya Mangrove Surabaya.
Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Wako Surabaya Eri Cahyadi di Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Surabaya, blok-a.com – Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri, meresmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Rabu (26/7/2023).  

Usai menandatangani prasasti Megawati menyerahkan spesies Mangrove baru secara simbolik kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.  

Dengan demikian Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya memiliki 58 spesies Mangrove, 17 spesies di antaranya telah teregistrasi secara resmi.  

Di sini, Megawati yang didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, selain melihat hutan Mangrove juga berdiskusi dengan para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup.  

Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Wako Surabaya Eri Cahyadi di Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Megawati yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan bahwa Kebun Raya ini merupakan satu dari 45 Kebun Raya di Indonesia.  

“Dulu saat saya menjadi Wapres, Kebun Raya di Indonesia hanya ada 5. Sekarang sudah berkembang jadi 45. Ini tidak mudah, karena untuk menjadi Kebun Raya ada standarisasinya,” katanya.  

Megawati juga menjelaskan, pengadaan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya ini sudah direncanakan sejak lama. Karena selain untuk sedikit menyejukkan cuaca panas Surabaya, Mangrove juga untuk menangkal tsunami, dan pemecah gelombang laut karena akarnya sangat kuat.

Mangrove Jatim Terluas

Saat ini di Provinsi Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 27.221 hektare (Ha) atau 48% dari kawasan mangrove di Pulau Jawa.

Sesuai data Dinas Kehutanan, bahwa di Jatim terluas di antara provinsi lainnya di Pulau Jawa dan Bali. Kerapatan Mangrove lebat 47,26%,  mangrove sedang 46, 07% dan mangrove jarang 6,66%. Sementara potensi mangrove Jawa Timur seluas 51.557 Ha.  

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengaku optimis Kebun Raya Mangrove Surabaya akan mampu menyeimbangkan iklim, kelestarian alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Manfaat Mangrove akan kembali ke masyarakat sekitar, mulai dari oksigen, penyerapan emisi CO2 yang 20 kali lebih besar dari hutan tropis, maupun lahan kerja dan ekonomi,” ujarnya.(kim/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?