Masuki Hari Ke-12, Rafael Anak asal Karangploso Masih Hilang

Hari ketujuh proses pencarian bocah hanyut Karangploso, Malang.(blok-a.com/Nashrul)
Hari ketujuh proses pencarian bocah hanyut Karangploso, Malang.(blok-a.com/Nashrul)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Memasuki hari ke 12 bocah 3 tahun Rafael yang tenggelam di Perumahan Permata Regency Desa Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang belum juga ditemukan. Hingga kini tim SAR Malang Raya dengan suka relawan tetap melakukan pencarian.

Kepala Desa (Kades) Ngijo, Mahdi Maulana mengatakan pencarian dilakukan sejak kemarin Sabtu (4/03) sampai dengan hari ini, Minggu (5/03/2023) oleh dua relawan yakni relawan dari komunitas Bakor Siskon dan SAR Samudra menyisir aliran sungai Desa Ngijo.

“Benar, kemarin dan dari ini ada relawan yang melakukan penyisiran ulang di sepanjang aliran sungai Desa Ngijo,” terang Mahdi saat dikonfirmasi Blok-a.com, Minggu (5/03/2023).

Hal yang sama juga dikatakan oleh ayah korban, Vico Abi Pangestu (23) mengatakan bahwa pencarian lanjutan ini dilakukan dengan suka rela oleh Tim SAR yang sedang bertugas.

“Alhamdulillah, mereka suka rela inisiatif sendiri untuk melanjutkan,” terang Vico saat ditemui Blok-a.com di kediamannya, Minggu (5/03/2023).

Untuk pencarian inisiatif ini, kata Vico, Tim relawan akan menyisir sungai dan berpusat pada pusaran sungai yang ada di wilayah Desa Ngijo. Menggunakan teknik pencarian dengan menyebar pewarna di pusaran aliran sungai.

“Saya dengar informasinya ada plan kayak ngasih pewarna ke pusaran, jadi nanti keliatan pas di pusaran nanti keluarnya dari mana pewarna itu,” bebernya.

Berbagai usaha pencarian juga telah dilakukan oleh berberapa pihak, mulai dari pihak keluarga maupun pihak Tim SAR untuk terus melakukan pencarian baik dalam penyisiran maupun secara spiritual.

“Larung sarung juga sudah dilakukan tapi masih belum ada tanda tanda. Suka rela dari dua tim, relawan dari tim pencarian sama relawan dalam hal spiritual juga ada yang datang dengan suka rela,” jelasnya.

Hingga proses pencarian berhenti di hari ke tujuh lalu, pihak keluarga sudah ikhlas jika pencarian Rafael harus berakhir, sebab pihak keluarga menyadari hal tersebut merupakan bagian dari SOP Tim SAR maupun Basarnas.

“Kalau kami masalah pencarian sebenarnya sudah ikhlas, karena memang sudah bagian dari SOP Tim SAR dan Basarnas juga. Tapi kalau kita pihak keluarga tetap juga melakukan pencarian secara pribadi, kayak tetap menyusuri kadang ada dari keluarga juga bantu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, seorang anak laki-laki berusia tiga tahun Rafael dikabarkan hanyut terseret arus air selokan di Perumahan Permata Regency, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Karangploso, Iptu Bambang Subinanjar saat dikonfirmasi Blok-a.com.

“Iya betul ada anak umur tiga setengah tahun hanyut, sekitar pukul 15.30 WIB,” terang Subinanjar saat dikonfirmasi, Rabu (23/02/2023).

Lebih lanjut, Subinanjar menerangkan kronologi singkat kejadian tersebut. Berawal dari korban atas nama Rafel sedang bermain bola di halaman komplek Perumahan Permata Regency Blok 22 RT 1 RW 12, saat kondisi hujan cukup deras.

“Anaknya main bola, hujan hujanan ngejar bola yang terjatuh di selokan. Kemudian anak itu terjatuh dan ikut terseret arus. Yang mana selokan tersebut menuju aliran sungai brantas,” jelasnya.

(ptu)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?