MALANG – Data Covid-19 positif Kota Malang terus menunjukkan penurunan. Data terbaru 21 Oktober 2020, kasus konfirmasi positif mencapai 1954 kasus. Dengan rincian meninggal 194 kasus, sembuh 1722 kasus dan dalam pemantauan 38 kasus. Terlihat, kurvanya terus melandai.
Wali Kota Malang Sutiaji optimis Kota yang dia ampu bisa merubah status kezonaan menjadi zona kuning pada pekan depan. Mengingat, angka kesembuhan pasien positif yang dari hari ke hari tunjukkan kurva yang bagus.
“Ya, mudah-mudahan minggu depan sudah masuk zona kuning. Caranya, operasi yustisi akan terus kita gerakkan, penguatan kampung-kampung tangguh juga,” papar orang nomor satu di Kota Malang itu.
Selain penguatan disiplin yang saat ini sudah capai 90 persen lewat operasi yustisi. Sutiaji menyebut Kota Malang tetap akan bertumpu pada Kampung Tangguh.
“Saat ini kesadaran masyarakat juga sudah tinggi. Kemarin juga dapat bantuan dari tokoh agama, kami sudah agak terbantu, ini yang terus akan kita kuatkan,” tambahnya.
Nantinya, jika sudah masuk zona kuning, rencana pembelajaran sekolah lewat tatap muka akan makin terbuka lebar. Seiring juga pembukaan kembali bioskop. Hal ini twntu butuh peran serta semua stakeholder.
“Pembukaan sekolah tidak harus zona hijau, ketika di masyarakat saling mengerti dan patuh berkaitan masalah ini, tidak menutup kemungkinan ini akan segera kami buka sekolah tatap muka. Tidak pakai virtual lagi, tapi tetap masih kita bagi. Jadi tidak 100 persen yang tatap muka, bisa 50 atau 40 persen,” tutup penghobi bulutangkis itu.










Balas
Lihat komentar