Info Kabupaten Malang: Dilema Sekolah Tatap Muka hingga Antisipasi Klaster Ponpes

para guru di pelosok Kabupaten Malang menyambangi rumah siswanya - Foto: ist

BLOK A – Pemkab Malang sempat mengutarakan niat menyelenggarakan kembali Kegiatan Belajar-Menagajar (KBM) tatap muka di sekolah. Namun, wacana itu akhirnya gagal karena Kabupaten Malang masih zona oranye. Sementara itu, sejumlah Ponpes sudah dibuka padahal sejumlah Ponpes di Kota Batu dan Banyuwangi jadi cluster penyebaran Covid-19.

1. Masih zona oranye, Kabupaten Malang gagal lakukan simulasi KBM tatap muka di sekolah

Rencana adanya sekolah yang dijadikan simulasi tatap muka untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kabupaten Malang gagal pada bulan September ini. Alasannya adalah Kabupaten Malang masih menjadi zona jingga (orange) berdasarkan jumlah pasien Covid-19. Sekolah yang berada di kecamatan zona hijau atau kecamatan yang memiliki sedikit pasien Covid-19 tetap tidak boleh membuka KBM tatap muka.

Seperti diketahui, pada berita Blok-A sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Malang akan melakukan simulasi KBM tatap muka di sekolah yang terletak di kecamatan dengan jumlah pasien Covid-19 sedikit.

2. Wisata buka tapi sekolah masih tutup, ini alasan Pemkab Malang

Pemerintah Kabupaten Malang lambat laun mengizinkan tempat wisata untuk buka. Sementara itu, kegiatan belajar-mengajar masih harus dilakukan di rumah. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengaku kalau tempat wisata tidak berisiko tinggi ketika dibuka. Tempat wisata berada di tempat terbuka. Selain itu, fasilitas penunjang penerapan protokol kesehatan juga disiapkan oleh pengelola wisata.

Selain itu kata Wahyu, Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi, daerah yang boleh membuka sekolah kembali adalah daerah zona hijau atau kuning.

3. ponpes dinilai jadi kluster baru penyebaran covid-19, pemkab malang antispiasi dengan ponpes tangguh

Sejumlah Pondok Pesantren di Kota Batu dan Kabupaten Banyuwangi jadi cluster baru penyebaran Covid-19. Hal serupa perlu diwaspadai Kabupaten Malang mengingat ada banyak Ponpes ada di wilayah itu. Wahyu Hidayat mengatakan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan buka namun dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan instruksi Kementerian Agama.

Selain itu, Wahyu juga mempercayakan program Ponpes Tangguh mampu meminimalisir penyebaran Covid-19 di kawasan Ponpes. Alhasil, lanjut Wahyu, selama ini belum ada laporan terkait santri yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Malang.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com