KABUPATEN MALANG – Hujan deras yang terjadi sejak Rabu (3/2) siang menyebabkan longsoran kembali terjadi diwilayah Kabupaten Malang bagian barat. Hujan deras menyebabkan longsor di tebing jalur provinsi penghubung Malang-Kediri-Jombang dan sebaliknya. Bahkan jalur tersebut tertutup total dan tak bisa dilewati kendaraan.
Kapolsek Pujon, AKP Supriyanto mengatakan ada dua titik longsor, pertama longsor susulan di Dusun Ngeprih, Desa Bendosari, Kecamatan Pujon dan longsoran baru di Dusun Kedungrejo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon.
“Material batu dan tanah longsoran tebing menutupi jalan sehingga tak bisa dilewati kendaraan baik roda dua atau roda empat,” jelas Supriyanto.
Kondisi saat ini hujan masih sangat deras, ia pun meminta warga Malang Raya, Kota Batu atau sekitar yang mau menuju Kediri atau Jombang berbalik arah menuju jalur tol. Karena semua akses jalan di kawasan tersebut masih tertutup dan berbahaya.
“Arus kita alihkan kembali menuju Batu atau Malang. Kondisi Sungai Konto juga semakin parah dan bisa lebih parah lagi luberan airnya. Kami minta warga sekitar untuk waspada,” imbuh dia.
Sementara Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sardono mengatakan tengah memberangkatkan satu unit alat berat dari Jombok menuju Pujon untuk proses evakuasi.
“Perkiraan tebing yang longsor memiliki ketinggian 30 meter, evakuasi pun kita bakal menunggu hujan reda dan keadaan aman. Karena kondisi tanah masih belum stabil,” tandasnya.
Sebelumnya, pada Selasa (2/2) pukul 17.50 , tebing setinggi 25 meter dengan lebar 20 meter juga menutup jalan setelah mengalami longsor dua kali di Dusun Jombok, Desa Jombok, Kecamatan Ngantang. Hingga sore ini longsor di Desa Jombok masih belum bisa selesai ditangani.
“Untuk longsor di Jombok Ngantang masih tertutup. Tapi karena hujan lebat menyebabkan longsor susulan terus terjadi dilokasi yang sama,” kata Sardono.










Balas
Lihat komentar