Diguyur Hujan Deras Beberapa Hari, Bunga Buah Apel di Kota Batu Rontok

Petani apel di Kota Baru sedang melakukan perawatan
Petani apel di Kota Baru sedang melakukan perawatan - Foto: ist

KOTA BATU – Hujan yang sempat mengguyur kawasan Kota Batu membuat sebagian bunga buah apel di perkebunan rontok. Padahal saat ini bunga dari tanaman buah apel mulai bermekaran. Jika dibiarkan, petani bisa merugi.

“Beberapa hari terakhir hujan, padahal kondisinya pohon apel ini mulai berbunga. Ini yang menjadi kendala bagi petani apel,” jelas Petani Apel di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Utomo, Selasa (13/10).

Utomo mengatakan agar bunga pada pohon apel yang masih ada bisa tetap terjaga dan tidak terus rontok, maka harus dilakukan penyemprotan pestisida. Upaya ini dilakukan supaya bunga pohon apel bisa menjadi buah dan dapat dipanen.

“Kalau pas bunga apel mekar dan hujan ya harus setiap hari penyemprotannya supaya bunganya tidak rontok dan kuat. Kalau tidak hujan paling 3-4 kali dalam seminggu,” imbuhnya.

Selain itu, ketika hujan lerawatan tanaman apel juga harus lebih ekstra ketat. Karena lalat buah bisa datang dan membuat busuk buah apel.

“Kan air hujan ini mengandung zat asam sehingga buah apel yang terkena lalat akan cepat menjamur dan cepat menular pada buah lainnya saat musim hujan,” terangnya.

Sebagai informasi, saat ini untuk harga apel per kilogramnya Rp 10 ribu dari petani. Harga tersebut sudah tergolong standar terlebih di tengah pandemi Covid-19.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com