Demokrat Rekrut Pengusaha Fauzi As, Bakal “Birukan” Sumenep pada Pemilu 2024

Wartawan blok-a.com ketika konfirmasi ke Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. (blok-a.com/Aldo)

Sumenep, blok-a.com – Belakangan ini nama Fauzi cukup moncer ditelinga publik. Betapa tidak, tiap kali nyebut nama Fauzi, maka akan langsung tertuju pada Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang nota bene Ketua DPC PDIP Sumenep. Padahal, Fauzi kali ini bukan PDIP tapi Kader Partai Demokrat.

“Yes, Mas Fauzi As sudah gabung dengan Partai Demokrat yang kental dengan warna birunya. Padahal, tokoh muda ini konsern dalam urusan bisnis. Jika kali ini terpikat dengan parpol, ini pertanda apa?” Gerutu kawan-kawan perjuangan dan aktivis jalanan.

Dugaan itu, lanjutnya, cukup berdasar karena Fauzi As ini biasanya ogah berpolitik. Dia lebih konsern urusan bisnis seperti jadi pengusaha Labatik dan Cafe Mami Muda. Ketika ditarik-tarik ke politik, dan dia mau, ini sinyal jika bakal ada dentuman politik dan dinamika pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Bagus Junaedy, aktivis senior ini mengatakan cukup kaget dengan masuknya Fauzi As ke dalam lingkaran politik. Apalagi kendaraan politiknya berwarna biru. Ini pasti ada pertaruhan besar di balik masuknya dia ke parpol berlambang mercy itu. Apalagi dia sering tampil mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat di Kabupaten Sumenep.

“Jabatan yang dipegangnya sangat strategs yakni sebagai Direktur Eksekutif DPC Partai Demokrat Sumenep. Sepertinya Demokrat sudah ancang-ancang merebut sebanyak mungkin kursi DPRD Sumenep. Sekaligus bisa merebut mahkota Bupati pada 2024 mendatang,” beber Edy.

Dipercaya pegang jabatan strategis Direktur Eksekutif DPC Partai Demokrat (PD) Sumenep, membuat Fauzi As merasa tertantang. Sumenep butuh dinamika, butuh warna baru, butuh harapan baru.

“Saya bergabung dengan partai ini karena partai ini didirikan dan dijalankan oleh mantan Presiden RI SBY. “Jika demokrat pada politik nasional mampu mengantarkan Pak SBY jadi Presiden RI, maka saya di daerah yang dipercaya pimpinan dan senior PD, berjanji akan mengantarkan calon pemimpin pilihan rakyat menuju tangga Bupati 2024,” janjinya.

Dirinya bergabung karena panggilan nurani kerakyatan ketika rakyat menjerit listrik naik, BBM naik. Sekecil apapun harus bergerak menyuarakan ketidakadilan dan saluran strategisnya melalui parpol.

Bandingkan saja, pemerintahan ketika dipimpin Pak SBY sebagai presiden tentu jauh beda. Terutama yang menyangkut hajat hifup rakyat kecil dan soal penagakan hukum yang sangat terkesan tebang pilih. Dan itu dirasakan betul oleh rakyat saat ini.

Target kami, “MEMBIRUKAN SUMENEP” pada pemilu 2024. Waktu SD saya teringat termotivasi pesan guru saya. Nak gantungkan cita-citamu setinggi langit. Sejak saat ini, bias biru langit itu akan MEMBUMI di Sumenep menyongsong 2024 mendatang,” katanya berapik-apik. (Aldo/Gim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com