Alokasi Dana Covid-19 Pemkab Malang Terpakai Rp 100 Miliar, Didominasi Belanja Bansos

Badan Keuangan Aset Dan Daerah, Wahyu Kurniati
Badan Keuangan Aset Dan Daerah, Wahyu Kurniati - Foto: Bob Bimantara

KABUPATEN MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang telah menghabiskan anggaran Rp 100 miliar lebih untuk menanggulangi pandemi Covid-19, sampai Bulan Oktober lalu.

“Kalau kami hitung awal itu Rp 125 miliar yang sudah cair awalnya. Tapi karena ada beberapa pembelian yang rencana anggarannya tidak sesuai dengan harga di lapangan. Makannya ada dana yang dikembalikan sekitar Rp 25 miliar,” ujar Badan Keuangan Aset dan Daerah, Wahyu Kurniati ke Blok-A saat ditemui di ruangannya, Senin (2/11).

Dari dana BTT (Bantuan Tidak Terduga) sekitar Rp 187 miliar itu, uang Rp 100 miliar itu digunakan sebagian besar untuk penanganan dampak Covid-19 di masyarakat.

“Sebagian besar memang fokus penanganan dampak pandemi ini. Berupa bantuan sosial (Bansos). Sekitar Rp 50 miliar sudah dicairkan ke Dinsos (Dinas Sosial),” kata Wahyu.

Wahyu juga menjelaskan bahwa bansos menjadi prioritas karena banyaknya warga yang terdampak secara ekonomi. Kehilangan pekerjaan ataupun tutupnya usaha mereka.

“Maka dari itu kami ploting terbanyak di sana (Bansos),” tuturnya.

Sementara itu, untuk urutan kedua dana BTT itu diperuntukkan untuk bidang kesehatan. Ada sekitar Rp 44 miliar lebih yang sudah digelontorkan Pemerintah Kabupaten Malang untuk bidang kesehatan.

Pembelian hazmat bagi tenaga kesehatan, membiayai perawatan pasien Covid-19, dan juga pemberian vitamin kepada personel (Organisasi Perangkat Daerah) OPD yang bertugas di garda terdepan.

“Dan sisanya beberapa miliar itu untuk kebutuhan lain-lain seperti pariwisata dan juga kebutuhan satgas lainnya. Tapi dua bidang terbesar memang habisnya di situ, sosial dan kesehatan,” tutup ia.

Sementara itu, dana yang tersisa Rp 87 miliar itu akan dipergunakan Pemerintah Kabupaten Malang untuk kebutuhan penanganan Covid-19 hingga Desember mendatang.

“Jadi Rp 87 miliar sisanya ini nanti tergantung kebutuhan satgas untuk apa. Dan kami siap mencairkan,” tutupnya.

Sebagai informasi, BTT sebesar Rp 187 miliar ini terkumpul dengan merasionalisasi anggaran OPD Kabupaten Malang dua kali.

BTT awal yang disiapkan Pemkab Malang adalah Rp 5 miliar. Selanjutnya pada rasionalisasi tahap pertama terkucur dana Rp 80 miliar. Dan pada bulan Juni lalu juga terkucur dana tambahan untuk BTT sekitar Rp 102 miliar.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com