KOTA BATU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menargetkan dari total populasi penduduk berjumlah 220.296 jiwa sebanyak 70 persen harus tervaksin covid-19. Tentunya dengan target 70 persen dapat membentuk suatu kekebalan kelompok dari paparan virus asal Wuhan China ini.
Ada sebanyak 154 ribu jiwa penduduk yang akan tervaksin secara bertahap. Namun hingga bulan Maret ini, Dinkes mencatat masih sekitar 4.000 jiwa penduduk di Kota Batu yang telah mendapatkan vaksin. Dimana pada tahap pertama vaksin telah terealisasi sebanyak 98 persen dengan menjangkau 1.600 jiwa.
Sedangkan di tahap kedua ini hingga kini vaksinisasi masih terus berjalan. Saat ini vaksin tahap dua juga telah memasuki termin kedua.
“Saat ini sudah mencapai 60 persen atau 2.500 jiwa yang telah tervaksin di tahap dua termin dua ini. Dan masih terus berjalan hingga vaksin habis,” kata Kepala Dinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari, Kamis (17/3).
Kartika menambahkan vaksin yang sebelumnya datang sebanyak 620 vial akan segera selesai didistribusikan kepada penerima. Sehingga untuk vaksinisasi berikutnya pihaknya masih menunggu alokasi dari pemerintah pusat.
“Kami belum tahu kapan vaksin akan tiba lagi. Semoga segera tiba sebelum vaksinnya selesai agar bisa langsung dilakukan vaksin untuk masyarakat,” bebernya.
Sedangkan untuk total sementara masyarakat Kota Batu yang telah didaftarkan dalam vaksinasi tahap kedua sekitar 8.000 jiwa. Sehingga dari total masyarakat yang telah tervaksin masih sekitar separuhnya saja.
Sementara itu terkait vaksinisasi untuk lansia, Kartika mengaku masih dalam tahap verifikasi data. Saat ini verifikasi dilakukan di tingkat desa dengan NIK. Kemudian data-data akan diunggah ke aplikasi P-Care. Dan vaksinasi untuk lansia akan diprioritaskan ketika vaksin termin ketiga tiba di Kota Batu.
“Selain lansia, juga akan diikutkan guru dan pedagang pasar. Tentunya secara bertahap seperti sebelumnya sesuai dengan jumlah vaksin yang datang,” imbuhnya.
Sebelumnya vaksinasi juga telah dilakukan kepada ASN di Pemkot Batu. Dari keselurahan ASN yang ada di Pemkot Batu. Baru sekitar 30 persen yang telah memperoleh vaksin. Menurutnya salah satu kendala yang menyebabkan lambannya proses vaksinasi di Kota Batu karena distribusi vaksin yang datangnya secara perlahan.










Balas